Dewan Pers

Dark/Light Mode

Liga 1 Indonesia

Persija Tanpa 3 Pemain Inti Di Laga Pamungkas

Rabu, 30 Maret 2022 18:20 WIB
Makan Konate dipastikan absen di laga pamungkas lawan PSS Sleman. (Foto : Persija)
Makan Konate dipastikan absen di laga pamungkas lawan PSS Sleman. (Foto : Persija)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mengakhiri Liga 1 lawan PSS Sleman, Persija Jakarta akan tampil tanpa tiga pemain andalannya. Pemain muda bakal mendapat kesempatan.

Persija dijadwalkan menghadapi PSS di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (31/3/2022), pukul 15.30 WIB. Kendati tidak bisa turun dengan skuad terbaiknya, Macan Kemayoran bertekad mengakhiri musim dengan kepala tegak.

“Besok kami akan bertanding melawan PSS. Kita tahu ada tiga pemain kami yang akumulasi kartu kuning, yaitu Makan Konate (3 kartu), Rohit Chand (3), dan Ikhwan Ciptady Muhammad (3). Tentu untuk menurunkan kekuatan penuh tidak mungkin karena tiga pemain itu adalah pemain inti kami,” kata pelatih Persija, Sudirman dilansir laman resmi LIB. 

Berita Terkait : Malam Ini, Borneo FC Janji Susahkan Bajul Ijo Dapat Tiket Piala AFC

Meski tak bisa memainkan pemain regulernya, coach Sudirman, tak ambil pusing. Momen ini justru dimanfaatkan untuk menambah menit bermain pemain-pemain muda.

“Kami punya pemain-pemain muda yang butuh jam terbang dan jam bermain. Saya pikir ini kesempatan mereka untuk menunjukkan kekuatan dan menambah jam terbang mereka. Saya berharap di musim berikutnya kami sudah punya pemain muda yang memiliki jam terbang tinggi. Pengalaman mereka akan sangat penting di kompetisi berikutnya,” tuturnya lagi.

Mantan kapten timnas itu pun memastikan bahwa tak ada opsi “memberikan” poin kepada PSS yang sedang berjuang lolos dari jeratan degradasi.

Berita Terkait : Lawan Persija, Kesempatan Terakhir PSS Sleman Bertahan Di Liga 1

“Saya pikir ini sepak bola. Kami selalu fair play. Tentunya saya selalu menekankan kepada pemain saat turun ke lapangan harus punya keinginan dan niat untuk memenangkan pertandingan. Kalau tak bisa memenangkan pertandingan maka tak boleh kalah. Intinya seperti itu. Itulah yang selalu saya tekankan dari awal saya memegang tim ini,” ucap coach Sudirman lagi.

Sementara itu, semangat untuk mengalahkan PSS juga hadir di diri semua pemain.

“Motivasi kami sama seperti biasa, sangat tinggi. Untuk pertandingan terakhir ini kami mengharapkan dapat hasil terbaik. Yang pasti siapa pun yang main akan kerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujar Tony Sucipto, gelandang senior Persija.

Berita Terkait : Lawan Persebaya, Pesut Etam Berharap Husnul Khatimah

“Pemain PSS yang harus diwaspadai saya pikir semuanya. Tapi kami tak memikirkan PSS, tapi memikirkan tim sendiri. Kami di pertandingan besok menjadi yang terbaik dan bisa memenangkan pertandingan,” kata pemain berusia 36 tahun itu. [IPL]