Dark/Light Mode

Baru Diangkat Manajer MU

Ten Hag Berselisih?

Minggu, 24 April 2022 07:00 WIB
Erik Ten Hag. (Foto: Getty Images).
Erik Ten Hag. (Foto: Getty Images).

RM.id  Rakyat Merdeka - Erik Ten Hag resmi diangkat menjadi manajer baru Manchester United (MU). Pria asal Belanda ini diikat kontrak di Old Trafford selama tiga musim, hingga Juni 2025.

Jika penampilannya bagus, Ten Hag bakal diikat lebih lama oleh Setan Merah --julukan MU. Belakangan dikabarkan, Ten Hag sudah berselisih dengan manajemen MU.

Kabarnya, MU dan Ten Hag berbeda pendapat soal penunjukan asisten pelatihnya. MU tak ingin Ten Hag cepat mencari asisten. Sedangkan, Ten Hag merasa tidak begitu caranya.

Erik ten Hag akan meninggalkan Ajax di akhir musim untuk gabung dengan MU (AFP). Dia telah dikonfirmasi sebagai manajer baru Manchester United atau MU, Kamis pagi (21/4), dan diperkirakan akan bergabung di Old Trafford musim depan.

Baca juga : Persib Angkut Mantan Kiper Mutiara Hitam

Pria berusia 52 tahun itu mengalahkan sejumlah kandidat lainnya. Mereka antara lain pelatih PSG Pochettino, Manajer Chelsea Thomas Tuchel, Julen Lopetegui asal Sevilla, dan ahli strategi timnas Spanyol Luis Enrique.

Direktur sepak bola MU John Murtough mengatakan, visi dan motivasi jangka panjang Ten Hag selama proses wawancara telah membuat dewan klub terkesan. Inilah yang membuat pelatih Ajax itu terpilih menduduki kursi panas di Old Trafford.

“Selama empat tahun terakhir di Ajax, Erik telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pelatih paling menarik dan sukses di Eropa,” kata Murtough seperti dikutip dari Ace Football.

“Terkenal karena timnya atraktif, sepak bola menyerang, dan komitmen terhadap pemain muda,” tambahnya.

Baca juga : Jasa Raharja Tingkatkan Manajemen Risiko Perusahaan

Dalam percakapan dengan Erik Ten Hag jelang penunjukan, manajemen MU sangat terkesan dengan visi jangka panjangnya untuk mengembalikan MU ke level yang diinginkan.

Erik Ten Hag memulai kariernya di dunia sepak bola saat bergabung dengan FC Twente pada 1989. Dia sempat memperkuat klub Belanda tersebut dalam tiga kesempatan, yakni 1989-1990, 1992-1994, dan 1996-2002.

Semasa bermain, Ten Hag adalah bek tengah yang tangguh. Dengan FC Twente, dia memenangkan Piala KNVB pada 2001. Setelah gantung sepatu, Ten Hag melanjutkan kariernya ke jenjang kepelatihan. Dia pernah masuk dalam staf pelatih di Twente.

Ketika Steve McClaren, mantan asisten manajer legendaris MU Sir Alex Ferguson, diangkat menjadi pelatih FC Twente pada 2008, Ten Hag naik menjadi asistennya. Dia langsung membuat kesan.

Baca juga : Korut Bongkar Hotel Lambang Perdamaian Dengan Korsel

Setelah Twente, Ten Hag sempat menjadi asisten pelatih di PSV Eindhovien meski tidak berlangsung lama. Dia kemudian menjadi pelatih di Go Ahead Eagles yang bermain pada kasta kedua Liga Belanda pada 2012-2013. Dalam debutnya sebagai pelatih Ten Hag membawa Go Ahead Eagles promosi ke Eredivisie.

Di sana, Ten Hag sering bertemu pelatih Bayern Munchen saat itu Pep Guardiola. Dia pun mempelajari keahlian juru taktik asal Spanyol itu selama dua tahun sebelum kembali ke Eredivisie.

Ten Hag lalu menduduki kursi pelatih FC Utrecht dan sukses membawa mereka ke kualifikasi Liga Europa.  [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.