Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mou Puji Chris Smalling Setinggi Langit

Jumat, 13 Mei 2022 05:47 WIB
Bek tengah senior Chris Smalling. (Foto : AFP)
Bek tengah senior Chris Smalling. (Foto : AFP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perjalanan AS Roma musim 2021/2022 memang tak selalu mulus. Mereka gagal menembus empat besar, tapi masih berpeluang tampil di zona Eropa dengan lolos ke Liga Europa.

Target tembus di kompetisi elit kedua Eropa ini menjadi yang paling realistis diraih Il Lupi musim ini. Sebab, tim asuhan Mourinho kini menempati peringkat keenam dengan 59 poin dari 36 laga, dan hanya unggul koleksi gol dari Fiorentina dan Atalanta yang berada di posisi tujuh dan delapan.

Namun, Roma tetap punya catatan bagus yang bisa dibanggakan. Mereka masih berpeluang mendapat gelar di kancah Eropa karena berhasil lolos ke final UEFA Conference League, dan akan berjumpa Feyenoord.

Berita Terkait : Anies Paling Sering Diserang

Catatan ini tentu saja membuat Mourinho senang meski performa timnya secara keseluruhan mengalami kemerosotan. Terutama terhadap performa bek tengah senior Chris Smalling yang dianggapnya paling bersinar di musim 2021/2022, meski kerap absen akibat cedera.

Sebelum bertemu di Roma, Mourinho dan Smalling sudah bekerja bersama di Manchester United. Jadi, sejak awal sang pelatih tidak pernah meragukan bek tengah berusia 32 tahun. Mourinho tahu betul kualitas Smalling.

“Bersama Smalling, itu hanya tentang keseimbangan tubuhnya untuk bisa bermain reguler. Dia punya pengalaman, pengetahuan, dan kualitas sebagai bek. Secara taktik dia juga sangat penting,” kata Mourinho seperti dikutip dari Sky Sports, kemarin.

Berita Terkait : Mahfud: Mau Lancar, Pemudik & Aparat Kudu Saling Pengertian

Smalling memang tidak selalu tersedia sepanjang musim. Dia beberapa kali cedera dan harus absen. Tapi, saat kondisinya bugar, Smalling selalu jadi andalan dan kini telah memainkan 26 laga di Serie A.

“Smalling sangat baik, bermain pada level yang membuat saya sangat senang dengannya karena dia adalah pemain yang fantastis. Di Italia, orang bilang ‘Smalldini’, setengah Smalling, setengah Paolo Maldini. Dia melakukan hal yang luar biasa,” ucap Mourinho.

Selain Smalling, ada nama Henrikh Mkhitaryan yang juga pernah bekerja dengan Mourinho di United. Awalnya, ada banyak keraguan karena Mkhitaryan tidak dipakai Mourinho di United. Tapi, kini dia jadi pemain penting.

Berita Terkait : Macan Kemayoran Muda Paling Kinclong Di Liga 1

“Hal yang membuat saya sangat senang adalah karena awalnya publik mencoba berpikiran negatif dan berkata, ‘Miki tidak punya peluang bersama Jose, ‘Jose adalah tipe pria yang tidak akan percaya lagi jika hal buruk terjadi’, yang terjadi sebaliknya,” ucap Mourinho.

“Dia membantu kami mengatasi semua masalah yang kami hadapi dengan skuad yang kecil. Miki bermain di mana-mana, sebagai pemain sayap, sebagai nomor 10, kemudian kami mengalami cedera dan Covid dan dia menjadi gelandang. Hal yang tak pernah dia lakukan,” tegas Mourinho. [DNU]