Dark/Light Mode

Malam Ini Lawan Bhayangkara, Persib Tanpa Bobotoh Dan Minus 3 Pemain Pilar

Selasa, 21 Juni 2022 10:06 WIB
Aksi stiker Ezra Walian saat Persib menghadapi Persebaya. (Foto : Persib)
Aksi stiker Ezra Walian saat Persib menghadapi Persebaya. (Foto : Persib)

RM.id  Rakyat Merdeka - Malam ini, Selasa (21/6), pukul 20.30 WIB, Persib Bandung menghadapi masalah berat di laga terakhir penyisihan grup C Piala Presiden 2022. Lawan Bhayangkara FC, Maung Bandung minus tiga pemain pilar dan tanpa penonton.

Pertandingan Persib vs Bhayangkara FC digelar di Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dan tanpa suporter alias bobotoh. Ini buntut wafatnya dua suporter Persib saat laga lawan Persebaya Fc di Stadion Bandung Gelora Lautan Api (BGLA).

Parahnya, jelang menghadapi laga penting sebagai penentuan siapa lolos ke perempat final Piala Presiden 2022, Persib harus kehilangan 3 pemain pentingnya.

Baca juga : Keok Lawan Barito Putera, Persija Muda Tetap Jadi Pilihan

Pasca laga melawan Persebaya Surabaya di GBLA Jumat lalu, Persib dipastikan tidak akan diperkuat oleh Victor Igbonefo yang naik meja operasi karena patah di tulang pipi, Ciro Alves yang mengalami patah tulang bahu, lalu Nick Kuipers alami cedera lutut.

Meski di pertandingan nanti tak bisa didukung langsung bobotoh dan tak diperkuat tiga pilar pentingnya, Pelatih Robert Alberts menyatakan tetap akan fokus meraih kemenangan demi jadi jaura grup.

“Jadi sangat disayangkan hal ini terjadi, tapi kami harus tetap fokus menatap pertandingan dan masih mengusung target yang sama yaitu untuk menjadi juara grup. Kami tetap menatap ke depan untuk bisa menjuarai grup ini,” ungkap Robert dikutip dari laman resmi Piala Presiden 2022.

Baca juga : Lawan Bhayangkara FC, Tekad Jajang Lumpuhkan Mantan Klub

Di mata Robert, Bhayangkara FC bukan lawan mudah.

Menurut dia, tim asuhan Widodo C Putro merupakan tim pemain yang memiliki kualitas, terlebih ada beberapa pemain yang mahir dalam mengeksekusi bola mati yang harus diwaspadai.

“Bhayangkara FC mempunyai kekuatan bukan hanya kemampuan dari individu pemain tapi juga bagaimana bermain sebagai tim. Mereka bisa menang melalui spesialisasi mereka dari set piece. Jadi kami harus waspada,” kata Robert.

Baca juga : Ulama Puji Langkah Puan Dorong Pembangunan Museum Nabi Muhammad Di Indonesia

Robert menilai calon lawannya itu menjalani turnamen pra musim dengan sangat serius sampai melakukan video analisa. â– 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.