Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Barcelona vs Inter Milan
Kemenangan Harga Mati Bagi Catalunya
Rabu, 12 Oktober 2022 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jalan mulus Barcelona di ajang La Liga rupanya tidak diikuti di pentas Liga Champions. Blaugrana harus berjuang ekstra agar bisa lolos ke babak 16 besar di pentas Benua Biru.
Jika di klasemen La Liga, Barca nangkring di posisi puncak, lain lagi di Grup C Liga Champions. Barca berada di posisi ketiga dengan nilai tiga, atau paut enam poin dari Bayern Muenchen dan tiga poin dari Inter Milan. Sedangkan, posisi buncit dipegang Viktoria Plzen.
Nah, dini hari nanti Barca akan melakoni laga kedua dengan menjamu Inter Milan di Stadion Camp Nou. Di partemuan pertama, Barca keok 0-1 atas Inter.
Meski pasukan Xavi Hernandez punya modal semangat, setelah menang 1-0 atas Celta Vigo di La Liga, Robert Lewandowski dan kawan-kawan masih dihantui kekhawatiran. Gol semata wayang Barca ditorehkan Pedri.
Baca juga : KBRI Tokyo Perkenalkan Kesenian Bali di Pulau Enoshima Bali Sunset
Pelatih Barcelona Xavi Hernandez mengaku belum happy, karena dirinya masih memikirkan cara bagaimana mengalahkan Si Ular Besar – julukan Inter Milan di laga Liga Champions.
Bahkan, Xavi Hernandez mengaku belum memikirkan laga El Clasico akhir pekan ini di Liga Spanyol 2022/2023. Alasannya, Barca sedang fokus membalas kekalahan dari Inter Milan sekaligus membuka peluang lolos ke 16 besar Liga Champions.
“Saya sedang mempersiapkan lawan Inter. Kami masih pemimpin (Liga Spanyol) dan kami akan mempersiapkan Inter terlebih dahulu,” kata Xavi.
Walau begitu, dia tak menganggap remeh Real Madrid di laga El Clasico.
Baca juga : Polri: Berdasarkan Keterangan Ahli, Gas Air Mata Tak Mematikan
Menurutnya, El Clasico merupakan laga yang sulit diprediksi, mengingat musim lalu mereka tumbang 1-2 di Camp Nou, tetapi menang 4-0 di Bernabeu.
“El Clasico tidak dapat diprediksi, Anda tidak pernah tahu. Tahun lalu kami memulai dengan awal yang buruk dan berakhir menang 4-0. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,” jelas juru taktik berusia 42 tahun itu.
Andai gagal menang atas Inter, Xavi dan anak asuhnya bukan tidak mungkin harus mengucap selamat tinggal pada fase gugur Liga Champions 2022/2023. Tiga poin tentu menjadi harga mati buat raksasa asal Catalunya tersebut.
Xavi pun memberikan ultimatum kepada para pemain Barcelona yang tampil lesu di La Liga, agar menghabisi Si Ular Besar, Inter Milan di Liga Champions.
Baca juga : Moeldoko Center Bali Kembangan Industri Budaya Dan Olahraga
Xavi menyoroti performa timnya jelang tanding melawan Nerazzurri. Barcelona tak boleh lesu menghadapi Inter Milan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya