Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Spekulasi tentang masa depan Kylian Mbappe kembali mencuat. Dia dilaporkan sudah tak betah di Paris Saint Germain (PSG) meski belum genap setahun sejak memperpanjang kontraknya di klub asal Prancis tersebut.
Kabar soal spekulasi ini pertama kali dimunculkan wartawan bola asal Spanyol, Fabrizio Romano, lewat pesat statusnya di Twitter, seperti dikutip dari The Marca, kemarin.
“Mbappe sudah tidak senang dengan situasi di PSG. Dia ingin meninggalkan klub secepat mungkin,” tulis Romano.
Baca juga : Mbappe Bertingkah Lagi
PSG lewat pelatih Christophe Galtier tidak ingin memberi banyak komentar soal isu Mbappe dalam kasus ini. Menurutnya, rumor seperti yang terjadi pada Mbappe biasa terjadi. Termasuk rumor Mbappe akan ke Real Madrid.
“Saya tidak akan berkomentar soal itu. Dari rumor kami mengubahnya menjadi berita dan hampir menjadi sebuah pernyataan,” kata Galtier dikutip dari Metro.
“Kami berusaha untuk tidak bercanda, kami berusaha untuk seterbuka mungkin tanpa melebih-lebihkan situasi yang ada. Saya merasa aneh bahwa ini muncul sebelum laga yang penting (lawan Benfica),” kata Galtier.
Baca juga : CR7 Bakal Tinggalkan MU
Kabar soal rencana Mbappe tersebut tentu mengejutkan banyak pihak. Sebab, bila hal itu benar-benar terjadi, hal tersebut jelas mengejutkan karena dirinya belum genap setahun usai menandatangani perpanjangan kontrak bersama PSG awal musim 2022-2023.
Bisa jadi, keputusan Mbappe ini akan membawanya ke Real Madrid. Sebab, klub asal Spanyol itu pernah ditolaknya awal musik ini meski itu klub idolanya sejak kecil.
Mbappe memutuskan meneken kontrak baru dengan PSG. Sejumlah laporan menyebut pemain 23 tahun mendapat kontrak dengan nilai yang besar. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ikut mendorong Mbappe untuk bertahan di PSG.
Baca juga : Jokowi Senangkan Rakyat
Fabrizio Romano sendiri bukan satu-satunya pihak yang melaporkan Mbappe tidak bahagia di PSG dan ingin pindah. Media asal Spanyol, Marca, juga membuat laporan yang sama. Namun, PSG telah memberi bantahan.
“Mbappe tidak pernah bicara apapun tentang itu (keinginan pindah pada Januari 2023). Saya menyangkal kabar tersebut,” ucap Direktur Olahraga PSG, Luis Campos.
“Mbappe tidak pernah bicara dengan saya tentang keinginan pindah pada Januari. Kami bicara dengan Mbappe, Messi, dan Neymar. Mereka sangat bahagia di sini. Mbappe tidak pernah bilang pada saya atau Nasser Al Khelaifi bahwa dia ingin pergi,” tegas Campos.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.