Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
“Saya melihat tim mereka menganggap Indonesia enteng atau ringan atau apapun. Seharusnya mencari win-win solution, tapi itu tidak diberikan jawaban yang baik. Jadi sangat disayangkan,” kata pelatih asal Korea Selatan itu, di sela-sela latihan timnas di Stadion Utama GBK, Jakarta, kemarin.
Piala AFF memang tak masuk dalam agenda FIFA sehingga klub tak berkewajiban melepas pemain.
Baca juga : Wasit Polandia Pimpin Laga Final
Beberapa waktu lalu Shin Tae-yong melobi langsung klub Elkan, yakni Gillingham FC dan klub Sandy, KV Mechelen. Dia meminta Elkan bisa dilepas klubnya setelah fase penyisihan. Adapun Sandy diharapkan bisa bergabung di laga kedua grup.
“Saya langsung datang ke klubnya Sandy dan Elkan. Saat meeting waktu itu positif walaupun memang tidak diberikan kepastian,” kata dia.
Baca juga : Gegara Ronaldo, Pelatih Santos Dipecat
Skuad Garuda selama tiga pekan terakhir menyiapkan diri dengan pemusatan latihan di Bali. Timnas sekarang berpindah ke Jakarta, bersiap menghadapi laga perdana melawan Kamboja, Jumat (23/12) sore, di Stadion Utama GBK.
Shin Tae-yong menyampaikan target kali ini untuk menjadi juara. Meski begitu, dia memprediksi laga perdana melawan Kamboja tak akan mudah, mengingat pertandingan sempat terhenti, buntut Tragedi Kanjuruhan.
Baca juga : Piala AFF, STY Ngarep Ada Penonton Di Stadion
Faktor ditundanya Liga 1 dan tak ada uji coba timnas, dinilainya turut berdampak pada kondisi fisik pemain. “Performa pasti menurun, apalagi tidak ada uji coba,” katanya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya