Dark/Light Mode

Akhiri Dualisme, Raden Bangkit Terpilih Aklamasi Pimpin Tenis Meja DKI

Selasa, 27 Desember 2022 19:01 WIB
Ketua umum Pengprov PTMSI  DKI Jakarta, RBJ Bangkit (kanan) terpilih aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PTMSI DKI Jakarta, di Gedung KONI Provinsi DKI Jakarta, Selasa (27/12). (Dok:HumasKONI)
Ketua umum Pengprov PTMSI DKI Jakarta, RBJ Bangkit (kanan) terpilih aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PTMSI DKI Jakarta, di Gedung KONI Provinsi DKI Jakarta, Selasa (27/12). (Dok:HumasKONI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Konflik dualisme di Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia berakhir. Raden Bambang Jaya Bangkit resmi menggantikan Rusdy Hanto Darmawan, sebagai Ketua Umum Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta periode  2022-2026.

Bangkit terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PTMSI DKI Jakarta, yang berlangsung di Gedung KONI Provinsi DKI Jakarta, Selasa (27/12). Di mana lima Pengurus Kota (Pengkot) dan satu Pengurus Kabupaten (Pengkab) sepakat memilih Bangkit memimpin tenis meja DKI Jakarta.

Dalam pidatonya, Bangkit mengucapkan terima kasih. Ia berjanji akan membawa tenis meja DKI berjaya di sejumlah kejurnas hingga PON XXI Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 mendatang.

Baca juga : Rusmin Abdul Gani Terpilih Aklamasi Jadi Ketua AMPI Sulawesi Tenggara

"Sejak dulu, DKI selalu mencetak atlet tenis meja prestasi nasional. Hal ini kita buktikan di Kejurnas Tenis Meja di Manado, pada Oktober 2022 lalu.  DKI berhasil menjadi juara umum dengan merebut tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu," ujar Bangkit usai terpilih sebagai Ketua Umum Pengprov PTMSI DKI di Gedung KONI DKI.

Untuk menjadikan petenis meja DKI superior dibanding daerah lain, Bangkit yang juga berprofesi Pengacara ini sudah memiliki sejumlah program strategis untuk mengantarkan atlet tenis meja menuju pentas dunia. 

Pria penikmat Cerutu ini juga akan merekrut kalangan profesional di kepengurusan PTMSI nanti.  

Baca juga : Makin Menguat, Warga Bandung Deklarasikan Relawan Saung Ganjar

"Kami akan mengirimkan sejumlah petenis meja lapis satu berlatih di China selama satu tahun. Ini sebagai bagian persiapan menghadapi babak kualifikasi PON Aceh-Sumut yang kemungkinan akan dilakukan pada Juli 2023," jelasnya.

Senada disampaikan Wakil Ketua Umum II, KONI DKI, Gde Sardjana. Ia meminta tenis meja DKI bisa meloloskan semua nomor di babak kualifikasi PON di tahun 2023. 

"Atlet tenis meja harus lolos PON. Untuk itu, kami minta tenis meja DKI meloloskan semua nomor agar di PON 2024 nanti guna meraih sebanyak banyaknya medali emas," tegas Gde.

Baca juga : Terpilih Aklamasi, Roni Berhasil Geser Bambang Di FAJI DKI

Sementara Ketua umum PB PTMSI, Peter Layardi menegaskan, cabang tenis meja dipastikan akan dipertandingkan di PON Aceh-Sumut 2024 nanti.

"Kami memastikan PTMSI sudah tidak ada dualisme lagi, dan KONI Pusat hanya mengakui kepengurusan yang dipimpin oleh Pak Bangkit," tegasnya.

Ia juga meminta kepada kepada Ketum PTMSI baru untuk menyiapkan atlet tenis mejanya masuk seleksi nasional menghadapi SEA Games 2023 di Kamboja. "Kami berharap, DKI menjadi penyumbang atlet terbanyak," katanya.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.