Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gagasan Erick Thohir Jadikan Jepang Role Model Sepak Bola Indonesia Dipuji Akademisi

Rabu, 25 Januari 2023 18:57 WIB
Erick Thohir. (Foto: Ist)
Erick Thohir. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerhati sepak bola nasional yang juga akademisi Universitas Mercubuana Inggar Saputra mendorong para calon Ketua Umum PSSI untuk menyampaikan gagasannya terkait masa depan sepak bola Indonesia.

Sebab, publik berhak tahu apa isi kepala mereka dan apa yang akan mereka lakukan ketika terpilih.

"Ini era sepak bola Indonesia untuk rakyat, bukan segelintir elite PSSI saja. Maka kita perlu tau gagasan dan rencana strategis mereka ketika terpilih jadi Ketum nanti," ujar Inggar kepada wartawan, Rabu (25/1).

Dia melihat tradisi kandisasi PSSI selama ini hanya soal 'berebut voters' semata, sehingga tidak menyentuh wilayah substansi terkait pokok masalah apa saja yang melanda sepak bola Indonesia.

Berita Terkait : Di Seminar Surabaya, FAPSI Kaji Revolusi SDM Sepak Bola Indonesia

"Pasca tragedi Kanjuruhan, semua mata berderai air mata memandang iba wajah sepak bola Indonesia. Ini bukan hanya sebatas olahraga atau hiburan, melainkan juga kemanusiaan. Sehingga harus dipahami oleh elite PSSI, publik perlu diajak bicara menentukan nasib sepak bola Indonesia ke depan," terangnya.

Inggar memuji Caketum PSSI Erick Thohir yang sudah memulai wacana dan membuka ruang diskursus dengan merancang roadmap jangka panjang sepak bola Indonesia. Yaitu, menjadikan Jepang sebagai role model sepak bola nasional.

Rencana Erick Thohir menjadikan Jepang sebagai role model, lanjut Inggar, sangat tepat dalam memajukan sepak bola Indonesia ke depan. Pasalnya, Jepang saat ini menjadi salah satu negara Asia yang bisa berbicara banyak di kanca sepak bola dunia.

"Bagus. Sebenarnya nggak hanya Jepang ya, maksudnya kita lihat raksasa Asia sekarang kan Jepang, Arab Saudi dan Korea Selatan. Tapi kenapa saya kira Pak Erick Thohir ini bicara Jepang karena memang budaya Jepang itu dari liga 1 sampai liga 3-nya berjalan dengan baik, manajemen rapi dan profesional,” ucapnya.

Berita Terkait : Nyali Erick Thohir Bersihkan PSSI, Perjuangan Membangun Sepak Bola Berprestasi

Selain itu, banyak pemain Jepang yang bermain di Eropa. Seperti misalnya, Keisuke Honda, Hidetoshi Nakata, dan lainnya.

"Artinya, mungkin Pak Erick melihat kondisi Jepang itu memang bolanya lebih maju, pembinaan sepak bola berjalan, dikembangkan secara profesional secara bisnis dan lain-lain. Nggak pernah ada kasus kayak Kanjuruhan, bagus model-model kaya Jepang itu bagus sebagai salah satu contoh di Asia," terangnya.

Inggar pun yakin, pemain-pemain muda Indonesia bisa berkembang lewat tangan Erick Thohir. Sebab, dia bisa memfasilitasi pemain-pemain muda Indonesia bermain di klub-klub usia dini Eropa.

"Kalau sekarang kan kita lihat ada pemain bagus Asnawi main di liga 2 Korea. Nanti kalau Erick Thohir naik bisa jadi pemain Indonesia U-16 bisa main di Juventus usia 18, Real Madrid usia 20 itu pulangnya sangat besar karena Pak Erick punya jaringan itu," ungkapnya.

Berita Terkait : Mahasiswa Jepang Kenalkan Produk Indonesia Mulai Batik, Nasgor Hingga Kopi

Dikatakan Inggar, lewat jejaring yang dimiliki Erick Thohir akan membuka peluang besar klub-klub liga Indonesia naik kelas lewat laga-laga uji coba melawan klub-klub papan atas Eropa. Seperti yang sering dilakukan klub-klub Jepang saat melakukan pertandingan uji coba.

"Jadi sebenarnya pak Erick kalau menang nanti dia bisa dari segi klub, kita berharap nanti Persija itu bisa sanding dengan real Madrid seperti dilakukan klub di Jepang," ucap Inggar.
 Selanjutnya