Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menegaskan kelanjutan kompetisi Liga 2 musim 2022/2023, yang dihentikan kepengurusan lama PSSI pada 13 Januari lalu.
Liga 2 2022/2023 akan dimulai musim baru pada November mendatang. Sesuai hasil kesepakatan bersama peserta Sarasehan Sepakbola Indonesia yang digelar di Surabaya, Sabtu (4/3).
Baca juga : Tok, Kompetisi Liga 2 Digelar November 2023
"Saya pernah menyatakan, insan sepakbola nasional yang harus putuskan mau dibawa ke mana arahnya. Sarasehan itu mempertemukan semua pemilik klub liga, baik Liga 1 dan Liga 2. Karena itu, muncul kesepakatan tidak melanjutkan Liga 2 untuk menatap perubahan dan perbaikan di masa depan, dengan menggelar turnamen pra musim, lalu memulai musim 2023/2024 pada November," papar Erick dalam jumpa pers di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (5/3).
Dalam jumpa pers yang didampingi Wakil Ketua Umum Ratu Tisha Destria dan Arya Sinulingga yang merupakan Anggota Exco PSSI, Erick menuturkan, prinsip keterbukaan yang dianut membuat dirinya tidak mungkin bersikap arogan untuk memutuskan segala hal.
Baca juga : Erick Pastikan, Kebakaran Plumpang Tak Ganggu Pasokan BBM Dan Listrik
"Saya hanya menginginkan, kedua Liga tidak saling tumpang tindih. Sama-sama egaliter. Dengan adanya jadwal berbeda, ada jeda, ini bagus untuk mempromosikan Liga 2, yang selama ini ada di bawah bayang-bayang Liga 1. Apalagi, dengan hanya bermain di tengah minggu dan tidak di akhir pekan, acaranya tidak bisa dijual ke TV atau meraih banyak penonton ke stadion," jelas Erick.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menjelaskan, sarasehan yang merupakan kesepakatan oleh para pemilik Liga 1 dan Liga 2 menghasilkan banyak terobosan. Salah satunya, soal Liga 2 yang akan menjadi pengelola liganya sendiri. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya