Dark/Light Mode

Messi Bisa Balik Ke Barca, Tapi...

Sabtu, 29 April 2023 09:06 WIB
Lionel Messi. (Foto : Ist)
Lionel Messi. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gembar gembor rencana Barcelona memulangkan Lionel Messi, masih jadi topik hangat di Spanyol. Presiden La Liga, Javier Tebas menegaskan, Barca sebenarnya bisa melakukan itu. Tapi, prosesnya sangat rumit.

Seperti diketahui, kontrak Lionel Messi di Paris Saint Germain (PSG) akan habis pada musim panas 2023. Sebenarnya, PSG ingin memperpanjang, tapi pemain berusia 35 tahun itu tak kunjung memberi kepastian.

Baca juga : Keok, Barca Masih Kokoh Di Puncak

Sementara Barca masih bermimpi memulangkan Messi ke Camp Nou. Pasalnya, Messi sudah menjadi ikon klub dan pernah bermain pada 2005 sampai 2021.

Dikutip dari The Marca kemarin, Presiden La Liga Javier Tebas menjelaskan tentang hal apa saja harus dilakukan Barca untuk mewujudkan keinginannya itu. Tapi, cara harus ditempuh akan sangat sulit.

Baca juga : Menhub Koordinasikan Arus Mudik Dan Balik Lebaran Di Titik Krusial

“Jika Anda bertanya kepada saya hari ini, saya melihat kembalinya Messi ke Barca rumit,” tegasnya.

Barcelona harus mengurus neraca keuangannya agar seimbang. Seperti diketahui, beberapa tahun terakhir dompet Barca jebol karena utang pembelian pemain. Lionel Messi pun punya gaji selangit di PSG dengan bayaran Rp 11,5 miliar per pekan.

Baca juga : Messi Balik Ke Barca, Ini Syaratnya...

Mampukah Barca membayarnya segitu besar? Atau mungkin, Messi rela gajinya turun drastis? “Barca harus menjual pemainnya kemudian mengurangi gajinya Messi,” cetus Tebas.

“Barcelona tidak seperti PSG, Barca harus mengurangi sebagian gaji untuk mendaftarkan pemain baru karena urusan Financial Fair Play,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.