Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Duel yang ditunggutunggu para pecinta tinju dunia, akan jadi kenyataan. Tyson Fury dan Oleksandr Usyk dipastikan berhadapan dalam laga perebutan gelar tinju kelas berat pada 17 Februari 2024.
Jumat (17/11/2023), Fury dan Usyk untuk pertama kalinya bertemu dalam konferensi pers. Pertemuan itu berlangsung panas. Setelah saling melotot satu sama lain, keduanya kemudian beradu kepala.
Mereka bahkan sampai harus dipisahkan. Fury dan Usyk akan bertarung di Riyadh, Arab Saudi. Keduanya akan memperebutkan empat sabuk sekaligus, dan mendapat gelar juara dunia sejati.
Baca juga : Merawat Harapan Melawan Korupsi
Sabuk versi Badan Tinju Dunia (WBC) milik Fury, dan tiga sabuk milik Usyk versi Asosiasi Tinju Dunia (WBA), Federasi Tinju Internasional (IBF) dan Organisasi Tinju Dunia (WBO).
Dalam konferensi pers, Fury langsung melancarkan perang urat syaraf. Petinju berjuluk The Gypsy King sesumbar akan merebut sabuk milik petinju asal Ukraina itu, seperti saat dia merebut sabuk juara dari rekan senegara Usyk, Vladimir Klitschko.
“Anda akan berbagi ring dengan calon juara dunia kelas berat sejati,” ujar Fury, dilansir dari 𝘚𝘬𝘺 𝘚𝘱𝘪𝘳𝘵𝘴, Sabtu (18/11).
Baca juga : Pertempuran David Dan Goliath
Fury optimistis akan merebut semua sabuk juara milik Usyk. Serta memastikan Usyk melepas semua sabuk itu dari pinggangnya. Dia bilang, Usyk akan berhadapan dengan petinju kelas berat terbaik Inggris yang pernah ada.
“Anda boleh mengalahkan mereka semua, namun Anda tidak akan mengalahkan Tyson Fury,” tegasnya.
Sebelumnya, Usyk terakhir kali bertanding saat menghadapi tantangan petinju Inggris, Daniel Dubois. Fury diharapkan jadi lawan Usyk untuk menyatukan semua sabuk pada tanggal 23 Desember 2023.
Baca juga : Menang, Blaugrana Girang
Namun, rencana itu terpaksa mundur, karena dipaksa menjalani 10 ronde yang sulit melawan eks juara UFC asal Kamerun, Francis Ngannou.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya