Dark/Light Mode

Di Depan Para Guru, BPDPKS Edukasikan Pentingnya Peran Sawit

Rabu, 15 Mei 2024 16:06 WIB
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melalui kegiatan Palm Oil Edu Talk dan Sawit  School kembali melanjutkan edukasi tentang peran kelapa sawit bagi Indonesia. (Foto: Istimewa)
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melalui kegiatan Palm Oil Edu Talk dan Sawit School kembali melanjutkan edukasi tentang peran kelapa sawit bagi Indonesia. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia saat ini menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia. Kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara dan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Meskipun demikian, peran dari industri dan perkebunan kelapa sawit Indonesia yang strategis ini masih belum banyak diketahui oleh khalayak umum, termasuk peserta didik dan insan Pendidikan.

Dengan pola pembelajaran di lingkungan sekolah yang bersifat satu arah, penyampaian informasi positif tentang kelapa sawit menjadi lebih terstruktur dengan sasaran yang terarah dan spesifik. Sehingga tujuan promosi sawit dapat tercapai secara optimal.

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melalui kegiatan Palm Oil Edu Talk dan Sawit @ School kembali melanjutkan edukasi tentang peran kelapa sawit bagi Indonesia serta memberikan informasi tentang program-program BPDPKS yang dapat dimanfaatkan oleh insan pendidikan di Indonesia.

Baca juga : SMK Kehutanan Wisuda 487 Lulusan, Ini Pesan Menteri Siti

Kegiatan kali ini dilaksanakan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya yang juga merupakan salah satu sentra produsen sawit di Indonesia, dengan melibatkan sekitar 300 Guru dan Siswa dari 31 SMA/SMK yang ada di Kota Sorong.

Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana BPDPKS sekaligus Plt. Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto berharap Bapak/Ibu guru selalu memberikan ide-ide segar dan kreatif untuk bisa menyampaikan informasi-informasi positif tentang kelapa sawit kepada semua peserta didik di sekolah sesuai dengan porsinya masing-masing.

"Kita tidak ingin bahwa kelapa sawit yang penting bagi Indonesia ini menjadi terpuruk," ujar Kabul Wijayanto dalam keterangannya, Rabu (15/5/2024).

Lebih lanjut, Kabul Wijayanto mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga eksistensi komoditas kelapa sawit agar terus berkelanjutan memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat Indonesia.

Baca juga : Resmikan Antara Heritage Center, Menteri Erick Tekankan Pentingnya Informasi Berkualitas

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Papua Barat Daya, Leberina Selfiana Lagu menyampaikan apresiasi kepada BPDPKS atas terselenggaranya kegiatan Palm Oil Edu Talk dan Sawit @ School di Kota Sorong ini.

“Kami mengucapkan terima kasih, semoga apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini boleh benar-benar menjadi manfaat bagi kami," ujar Leberina.

Ia berharap, guru bisa dapat menjadi fasilitator karena guru merupakan garda terdepan yang memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang bagaimana pentingnya peran kelapa sawit bagi Indonesia.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, George Yarangga, yang diwakili Staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Djon Aryababa mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu sejarah besar bagi provinsi baru, Papua Barat Daya ini.

Baca juga : Kecelakaan Maut Di Ciater, Kemenhub Tegaskan Pentingnya Uji Berkala Kendaraan

"Kami mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya akan terus mendukung apa yang menjadi program pemerintah Indonesia, termasuk kelapa sawit," ujar Djon.

Kegiatan Palm Oil Edu Talk Kota Sorong dilaksanakan sebagai upaya menyampaikan fakta objektif tentang kelapa sawit. BPDPKS juga menghadirkan beberapa narasumber lainnya Wakil Sekretaris Jenderal APROBI, Irma Rachmania serta Ketua Departemen SDM dan Hubungan Internasional DPP APKASINDO, Djono Albar Burhan.

Tidak hanya itu, peserta Palm Oil Edu Talk yang merupakan guru-guru tersebut juga turut mempraktikkan pengolahan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah yang disampaikan oleh perwakilan dari LPPM IAIN Fattahul Muluk Papua, Puspita Nurfitriani.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.