Dark/Light Mode

AQUA Inisiasi Gerakan Bersih-bersih GBK Usai Timnas Indonesia Hajar Filipina 2-0

Rabu, 12 Juni 2024 13:43 WIB
Di sekeliling GBK, sekelompok penonton yang didominasi anak muda berkaos biru putih membawa kantong-kantong hitam besar seusai pertandingan Indonesia lawan Filipina, Selasa (11/6/2024). (Foto: Istimewa)
Di sekeliling GBK, sekelompok penonton yang didominasi anak muda berkaos biru putih membawa kantong-kantong hitam besar seusai pertandingan Indonesia lawan Filipina, Selasa (11/6/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada yang berbeda pada laga Tim Nasional (Timnas) Indonesia versus Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (11/6/2024) malam,

Di sekeliling GBK, terlihat sekelompok penonton yang didominasi anak muda berkaos biru putih membawa kantong-kantong hitam besar.

Mereka menamakan diri sebagai volunteer dari official partner Timnas Indonesia yang dikerahkan Aqua.

Official partner Timnas Indonesia itu sengaja menginisiasi gerakan bersih-bersih GBK mulai dari tribun penonton hingga area luar lapangan.

Lebih dari 30 volunteer dikerahkan dalam gerakan bersih-bersih kali ini untuk membantu menjaga lingkungan GBK tetap bersih dan terawat.

Mereka berkeliling area stadion sambil memungut semua sampah yang berserakan ataupun ditinggalkan oleh para penonton, mulai dari botol air minum hingga kemasan makanan.

Baca juga : Babak Pertama, Timnas Indonesia Unggul 1-0 Lawan Filipina

Melalui gerakan "Less Waste More Goals", Aqua mengingatkan para penggemar dan penikmat sepakbola nasional untuk terus menjaga kebersihan.

Masyarakat diajak untuk tidak membuang sampah sembarangan, membawa kembali sampah dan membuang sampah sesuai dengan jenisnya.

"Gerakan ini akan memperkuat komitmen Aqua dalam mengurangi masalah sampah plastik di Indonesia," kata Direktur Komunikasi Danone Indonesia, Arif Mujahidin, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/6/2024).

 

p>

Gerakan "Less Waste More Goals " merupakan upaya dalam membangun dan membentuk budaya tidak meninggalkan sampah dimanapun orang berada.

Baca juga : Lawan Filipina, Timnas Indonesia Kudu Tampil Habis-habisan

Gerakan mengajak setiap orang merubah kebiasaan membuang sampah sembarangan dengan meningkatkan kesadaran akan kebersihan dan pelestarian lingkungan.

Kesempatan ini juga digunakan relawan untuk mengajak penonton sepak bola di GBK untuk membuang sampah pada tempatnya.

Hal ini dilakukan dengan membagi-bagikan kemasan sampah ukuran besar sebelum pertandingan dimulai, untuk mengumpulkan sampah.

Masyarakat Pun terlihat antusias dan turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan stadion berkapasitas tampung 78 ribu orang ini.

Mereka mendengarkan ajakan dengan membuang botol plastik pada tempat yang telah disediakan.

"Kami sudah menenpatkan booth penampung sampah botol plastik yang ditempatkan di beberapa titik di seluruh area GBK yang mudah dijangkau masyarakat," kata Koordinator gerakan bersih-bersih GBK, Agung di sela pertandingan Indonesia-Irak.

Baca juga : Jadwal Timnas Indonesia Vs Filipina Jam Berapa Dan Tayang Dimana?

Dia melanjutkan, botol-botol air minum yang terkumpul ini nantinya akan di daur ulang menjadi kemasan air minum baru.

Langkah tersebut diambil untuk mengendalikan dan mengelola sampah plastik yang saat ini telah mencapai nyaris mencapai 10 juta ton pertahun.

Langkah ini juga sejalan dengan sirkular ekonomi yang digaungkan Aqua.

Salah satu penonton pertandingan Rafyq menilai positif kegiatan yang diinisiasi Aqua.

Menurutnya, kegiatan ini dapat menginspirasi pengunjung lain untuk ikut dan membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan dimanapun dia berada.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilakukan saat pertandingan Timnas Indonesia kontra Irak pada Kamis (6/6/2024) lalu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.