Dark/Light Mode

Bagnaia Gagung Aprilia, Misi Balas Dendam Dimulai

Senin, 27 Juli 2026 06:15 WIB
Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/pecco63)
Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/pecco63)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia Racing mulai MotoGP 2027 diyakini bukan sekadar mencari tantangan baru. Pengamat MotoGP Carlo Pernat menilai juara dunia dua kali itu membawa ambisi besar untuk membalas dominasi Marc Marquez sekaligus membuktikan Ducati telah mengambil keputusan yang salah dengan melepasnya.

Pernat mengatakan, di balik keputusan Bagnaia menerima kontrak empat musim dari Aprilia, tersimpan tekad kuat untuk kembali menjadi yang terbaik. Menurutnya, faktor uang bukan lagi prioritas bagi pembalap berusia 29 tahun tersebut. 

“Di kepala Bagnaia ada keinginan untuk mengalahkan Marc Marquez dan Ducati,” ujar Pernat, seperti dikutip dari Crush, kemarin. 

Baca juga : Massa Pendukung Partai Kecoak Akhiri Aksi Demo

Bagnaia sebenarnya sempat disebut sangat dekat bergabung dengan Yamaha. Namun, ia berubah pikiran pada saat-saat terakhir dan memilih proyek Aprilia setelah diyakinkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Aprilia Racing, Massimo Rivola. Pernat menyebut Rivola berhasil membuat Bagnaia percaya bahwa Aprilia memiliki motor yang mampu mengantarkannya kembali menjadi juara dunia. “Massimo Rivola melakukan pekerjaan luar biasa. Dia berhasil meyakinkan Bagnaia bahwa Aprilia bisa memberinya motor untuk kembali menjadi juara dunia,” kata Pernat. 

Tak hanya itu, Pernat mengungkapkan Bagnaia rela mengorbankan nilai kontrak yang lebih besar demi proyek yang diyakininya memiliki peluang lebih besar untuk menang. 

“Bagnaia sudah menghasilkan cukup banyak uang. Jadi, dia yakin saat mengambil tawaran yang nilainya mungkin hanya setengah dari Yamaha. Bagnaia membuat keputusan teknis,” ujar Pernat. 

Baca juga : Richelle Skornicki Nikah, Nunggu Restu Orangtua

Mantan manajer pembalap itu menegaskan, keputusan tersebut sepenuhnya didorong oleh hasrat untuk kembali berdiri di puncak MotoGP. 

“Dia membuat keputusan untuk menang. Sebuah keputusan, yang dalam satu sisi, adalah soal kemenangan melawan Ducati dan Marc Marquez,” tegas Pernat. 

Bagnaia akan memperkuat Aprilia mulai musim 2027 dan berduet dengan Marco Bezzecchi. Kehadirannya menjadi bagian dari proyek besar pabrikan Noale untuk menantang dominasi Ducati di era regulasi baru MotoGP. 

Baca juga : Usir Warga Israel, Anwar Ibrahim Tak Gentar Digertak AS

Jika penilaian Pernat terbukti benar, maka kepindahan Bagnaia bukan sekadar pergantian tim. MotoGP 2027 akan menjadi panggung bagi sang juara dunia untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu mengalahkan Marc Marquez dan membuat Ducati menyesali keputusan berpisah dengannya. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.