Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Toprak Razgatlioglu tampaknya mulai menyerah atas performa mesin V4 Yamaha MotoGP musim ini. Hal itu terlihat dari pernyataan pembalap Turki itu yang meminta pabrik Jepang tersebut agar mengalihkan fokus ke pengembangan mesin 850cc untuk musim tahun depan.
Razgatlioglu menyampaikan sikap tersebut setelah mengalami kesulitan di lintasan lurus belakang Sirkuit MotorLand Aragon. Ia finis di posisi ke-13 pada Sprint MotoGP Aragon, Sabtu (29/8/2026), dan kembali menghadapi persoalan kecepatan yang sama seperti pembalap Yamaha lainnya.
“Tiga sektor pertama tidak terlalu buruk, tetapi trek lurus belakang itu sulit,” ujar Razgatlioglu seperti dikutip dari Crush, kemarin.
Menurutnya, persoalan Yamaha bukan terletak pada traksi saat keluar dari chicane, melainkan akselerasi ketika motor mulai melaju di gigi tinggi.
“Saat keluar tikungan, performa kami tidak buruk. Namun, begitu masuk gigi tiga dan seterusnya saya tertinggal sendirian. Situasi ini sangat sulit,” katanya.
Ketika ditanya apakah masih mengharapkan peningkatan pada mesin V4 1000cc sebelum musim 2026 berakhir, Razgatlioglu memilih tidak banyak berharap. Ia menilai waktu yang tersisa sudah terlalu singkat untuk menghadirkan perubahan besar.
Baca juga : Bom Pesta Pernikahan di Iran, Amerika Ngeles
“Saya tidak tahu. Tapi saya tidak memperdulikan hal itu, karena tahun depan lebih penting bagi saya, dan menurut saya juga bagi kami,” ujarnya.
“Lebih baik jika Yamaha lebih fokus pada mesin 850; itu jauh lebih baik bagi saya. Karena musim ini sudah hampir berakhir. Kita tidak sedang berada di awal musim.”
Razgatlioglu bahkan menilai pengembangan baru untuk mesin 1000cc saat ini berpotensi datang terlambat. “Jika mereka menghadirkan sesuatu yang baru, itu sudah terlambat. Lebih baik kita fokus pada motor 850. Ini pendapat saya,” katanya.
Sebagai satu-satunya pembalap Yamaha yang dipastikan bertahan untuk musim 2027, Razgatlioglu berharap seluruh tim dapat kembali lebih kuat ketika regulasi baru mulai berlaku.
“Karena tahun depan segalanya akan menjadi tantangan baru bagi semua orang. Kita harus kembali dengan lebih kuat,” ucapnya.
Meski tidak lagi berharap banyak pada pengembangan mesin 1000cc musim ini, Razgatlioglu tetap melihat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dari gaya balapnya sendiri. Salah satunya adalah kecepatan saat berada di tengah tikungan.
Baca juga : Langit Indonesia Ditutupi Asap Tebal
Pembalap yang dikenal kuat dalam pengereman itu mengaku masih harus belajar mengendarai motor dengan pengaturan yang berbeda. “Saya sedang belajar. Akhir pekan ini pun saya belajar sesuatu, karena ini adalah kali pertama saya membalap dengan pengaturan yang berbeda ini,” ujarnya.
“Biasanya saya tidak membalap seperti ini, tetapi kemarin saya menyadari bahwa kami membutuhkan motor yang lincah saat menikung.”
“Saya sangat kuat dalam hal pengereman, tetapi saya banyak kehilangan waktu di tengah tikungan,” tambahnya.
Razgatlioglu menilai kemampuan tersebut akan tetap penting pada musim depan, meski MotoGP akan beralih ke mesin 850cc dan ban Pirelli.
“Jika saya bisa mempelajari teknik kecepatan saat menikung, mungkin saya akan membutuhkannya tahun depan,” katanya.
“Oke, tentu saja, ban Pirelli mungkin lebih cocok dengan gaya saya. Namun, saya juga membutuhkan kecepatan saat menikung.”
Baca juga : Soroti Situasi Global, Prabowo: Kami Tak Masuk Aliansi Militer Mana Pun
“Jadi, mungkin hal ini akan bermanfaat bagi masa depan saya.”
Sekadar informasi, pada balapan utama Aragon, Razgatlioglu sempat menjadi pembalap Yamaha tercepat di pertengahan lomba. Namun, kecepatannya kemudian menurun akibat keausan ban depan sebelum akhirnya terjatuh ketika berada di posisi yang berpeluang meraih poin.
Hasil tersebut kembali memperlihatkan bahwa Yamaha masih memiliki pekerjaan besar untuk dilakukan. Bagi Razgatlioglu, pekerjaan itu kini bukan lagi sekadar memperbaiki motor yang digunakan musim ini, melainkan memastikan Yamaha datang dengan paket yang lebih kompetitif pada era baru MotoGP 2027.
“Saya selalu berusaha melihat sisi positifnya. Terkadang hal itu tidak mudah, tetapi saya berusaha untuk tetap bersikap seperti ini,” tutupnya. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya