Dark/Light Mode

Olimpiade, 75 Persen Warga Jepang Tolak Penonton Asing

Selasa, 9 Maret 2021 06:32 WIB
Logo Olimpiade di Tokyo. (Foto : Istimewa)
Logo Olimpiade di Tokyo. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Polemik keberlangsungan Olimpiade Tokyo kembali memuncak. Lebih dari 75 persen warga Jepang menentang penonton dari luar negeri hadir dalam perhelatan Olimpiade Tokyo. Mengingat, penyebaran kasus Covid-19 masih terjadi di sejumlah negara.

Hal itu mengemuka dalam survei terkait penonton asing. Jajak pendapat yang dilakukan Harian Yomiuri Shimbun menunjukkan, hanya 18 persen masyarakat Jepang yang mendukung penonton asing datang ke Olimpiade Tokyo 2021. Ada pun sekitar 77 persen tidak setuju.

Baca juga : Olimpiade, Jepang Larang Penonton Luar Masuk Stadion

Pekan lalu, penyelenggara Olimpiade berencana memutuskan persoalan tersebut pada bulan ini. Keputusan mungkin akan diumumkan sebelum estafet obor nasional dimulai 25 Maret mendatang. Namun, media Jepang melaporkan para pemimpin Olimpiade telah memutuskan larangan terhadap penonton asing.

Presiden Olimpiade Tokyo 2020 Seiko Hashimoto menyebut, penyelenggara ingin mengadakan acara dengan stadion penuh penggemar dari seluruh dunia. Akan tetapi, hal itu sulit diwujudkan di masa pandemi Covid-19.

Baca juga : Israel Sepakat Beri Vaksin Ke Warga Tepi Barat Palestina

Jejak pendapat Yomiuri juga mengungkapkan bahwa 45 persen responden mendukung kehadiran penonton di Olimpiade. Sedangkan 48 persen lainnya menentang. Ada pun survei dilakukan 5-7 Maret melalui panggilan telepon secara acak, dengan 1.066 dari 1.977 orang merespons. [KW]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.