Dark/Light Mode

Piala Menpora 2021

Sundulan Penalti Persebaya Singkirkan Persik Kediri 2-1

Rabu, 24 Maret 2021 06:30 WIB
Laga Piala Menpora 2021, Persebaya lawan Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Selasa (23/3) malam (Foto: PSSI)
Laga Piala Menpora 2021, Persebaya lawan Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Selasa (23/3) malam (Foto: PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Laga Piala Menpora 2021, Persebaya lawan Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Selasa (23/3) malam penuh ketegangan. Drama penalti membuat pertandingan ini makin seru.

Tiga gol semuanya tercipta dari titik putih. Persik unggul lebih dulu lewat eksekusi Andri Ibo menit 63, empat menit berselang giliran Samsul Arif menyamakan kedudukan. Hadiah penalti kembali diberikan wasit untuk Bajul Ijo, Samsul sukses menunaikan tugasnya, membawa Persebaya menang 2-1.

Tak lama Aji Santoso menginstruksikan anak-anak asuhnya tetap bermain normal dan tenang ketika Rizky Rido diusir wasit di babak pertama. Ia sedikit mengubah posisi Ady Setiawan dari gelandang menjadi bek, terbukti bisa mematahkan beberapa serangan Persik Kediri.

Berita Terkait : Fungsi Masjid Nabi (16): Tempat Memutuskan Perkara (1)

"Saat Rizky Ridho mendapatkan kartu merah saya menarik ke belakang posisi Ady yang sebelumnya kami menggunakan 4-2-3-1 menjadi 4-4-1, saya sampaikan kepada anak-anak agar lebih tenang, saya sampaikan ke pemain jangan terlalu gugup meski kita kalah orang," ujar Aji, Selasa (23/3) malam.

Dengan banyaknya pemain muda, Aji tahu apa yang harus dilakukannya di ruang ganti. Pemainnya tak boleh kehilangan semangat, pantang menyerah, walau posisi sedikit tak diuntungkan dengan kalah jumlah pemain.

Di babak kedua, Persebaya justru mampu mengambil penguasaan bola, walau sempat tertinggal gol mereka bisa membalikkan keadaan.

Berita Terkait : Mengapa Pesantren Begitu Penting? [2]

"Setelah babak pertama masuk ruang ganti saya memberi instruksi kepada pemain untuk tenang dan bermain dengan ciri Persebaya satu-dua sentuhan bola bawa, terbukti di babak kedua dengan 10 pemain kami justru menguasai jalannya pertandingan," ungkap Aji.

Ia memuji penampilan pemain mudanya, mereka disebut-sebut sebagai generasi emas, masa depan Persebaya. Ia ingin pemainnya tetap rendah hati, kerja keras, dan disiplin guna meraih prestasi demi lambang di dada Persebaya Surabaya.

"Sebelum turnamen Piala Menpora diputar, saya pernah bilamg akan memberikan jam terbang pada pemain muda, ada Supriadi main, Akbar (Firmansyah), ini pemain-pemain muda, semua kerja keras untuk meraih prestasi," ujar Aji. [WUR]