Dark/Light Mode

Windy Cantika Sumbang Medali Perunggu Dari Angkat Besi

Daripada Ributin “End Game” Ayo, Nonton “Olympic Game”

Minggu, 25 Juli 2021 07:30 WIB
Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah meluapkan kegembiraannya usai bertanding dalam cabang angkat besi nomor 49 Kg putri, di Tokyo International Forum, Sabtu (24/7/2021). Windy meraih medali perunggu dengan total angkatan 194 Kg. Ini medali pertama yang diraih Indonesia di Olimpiade Tokyo. (Foto: Reuters/Edgard Garrido)
Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah meluapkan kegembiraannya usai bertanding dalam cabang angkat besi nomor 49 Kg putri, di Tokyo International Forum, Sabtu (24/7/2021). Windy meraih medali perunggu dengan total angkatan 194 Kg. Ini medali pertama yang diraih Indonesia di Olimpiade Tokyo. (Foto: Reuters/Edgard Garrido)

 Sebelumnya 
“Di era pandemi sekaligus musim olimpiade, saya provokasi teman-teman untuk olahraga sore di pekarangan atau outdoor dan tidak sebabkan kerumunan. Nggak lupa saya ucapkan selamat buat medali pertama (perunggu) Indonesia yang disumbangkan Mba Windy Cantika. We surely are proud of you!” imbuh @Uki23.

Ketua Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari menyebut Indonesia menargetkan kenaikan peringkat dari capaian yang diraih di Olimpiade Tokyo 2020. “Kita tidak menargetkan medali, tapi kenaikan peringkat. Targetnya adalah 40. Mudah-mudahan bisa naik enam peringkat ke atas dari sebelumnya 46,” terang putra dari Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang itu.

Baca juga : Medali Perdana Sudah Diraih, Erick Optimis, Angkat Besi Bisa Unjuk Gigi Di Olimpiade Tokyo

Dia mengaku Olimpiade Tokyo 2020 berjalan sangat berbeda dari turnamen-turnamen sebelumnya. Selain karena pandemi Covid-19, perebutan medali juga sudah berlangsung sejak hari-hari awal. “Tanggal 25 ada Eko Yuli dan Deni (angkat besi). Insya Allah potensi medali juga,” tambahnya.

Pengamat olahraga nasional, Djoko Pekik Irianto berpendapat, penyumbang medali bagi Indonesia masih didominasi atlet-atlet berpengalaman. Seperti di cabor bulutangkis ganda campuran ada Kevin Sanjaya-Marcus Gideon dan Praveen Jordan-Melati Deava Octavianti.

Baca juga : Tiongkok Sementara Unggul, Hari Ini Indonesia Turun Di Empat Cabor

“Kita juga punya target medali di bulutangkis tunggal putra lewat Jonatan Christie dan Anthony Ginting. Meskipun berat, tapi mudah-mudahan salah satunya bisa angkat medali,” harap Djoko Pekik saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia pun berharap cabor angkat besi bukan hanya Windy yang menorehkan medali. Tapi empat kontingen lain mesti bisa mengikuti keperkasaan dara Sunda itu. Adapun lima atlet angkat besi yaitu, Eko Yuli Irawan, Windy Cantika Aisah, Nurul Akmal, Rahmat Erwin Abdullah, dan Deni.

Baca juga : Ini Kunci Sukses Windy Raih Medali Olimpiade Tokyo

“Yang paling berpeluang selain Windy adalah Eko. Apalagi tahun ini bisa dibilang periode terakhirnya. Mudah-mudahan tambah semangat dan meraih medali emas,” ucap Djoko. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.