Dewan Pers

Dark/Light Mode

Juara US Open, Remaja Inggris Ini Saingi Serena Williams

Minggu, 12 September 2021 11:02 WIB
Emma Raducanu, juara US Open 2021. (Foto : Skysport)
Emma Raducanu, juara US Open 2021. (Foto : Skysport)

RM.id  Rakyat Merdeka - Remaja Inggris Emma Raducanu mencetak sejarah. Tak diunggulkan, Raducanu merebut gelar Grand Slam dengan unggul dua set langsung atas petenis Kanada Leylah Fernandez pada pertandingan final tunggal putri US Open di New York, Minggu WIB.

Raducanu, 18 tahun adalah perempuan Inggris pertama dalam 44 tahun yang memenangi mahkota Grand Slam. Dia juga menjadi juara US Open termuda sejak Williams pada 1999 dan juara putri US Open pertama yang tidak kehilangan satu set pun sejak Williams pada 2014.

Berita Terkait : Polandia Vs Inggris, Tiga Singa Ogah Pulang Duluan

"Itu adalah pertandingan yang sangat sulit tetapi saya pikir levelnya sangat tinggi. Saya harus memainkan permainan tenis terbaik saya," kata Raducanu dilansir Reuters.

Fernandez, yang berusia 19 tahun pada Senin, telah menyingkirkan juara bertahan Naomi Osaka, peringkat kedua Aryna Sabalenka, unggulan kelima Elina Svitolina dan pemenang tiga kali Slam Angelique Kerber dalam perjalanan epiknya ke final.

Berita Terkait : US Open, Bocah Inggris Ini Belum Goyah

"Saya sangat bangga dengan diri saya sendiri dengan cara saya bermain selama dua pekan terakhir," kata Fernandez. "Saya berharap bisa kembali ke sini di final dan mendapatkan trofi yang tepat," Fernandez.

Pertarungan para talenta ajaib itu adalah final Slam untuk pemain remaja pertama sejak Serena Williams yang berusia 17 tahun mengalahkan Martina Hingis yang berusia 18 tahun untuk memperebutkan mahkota US Open pada 1999. "Kami berdua bermain tenis tanpa rasa takut selama dua pekan," kata Raducanu. "Saya harap kami saling bermain di lebih banyak turnamen dan semoga final." "Ini menunjukkan masa depan tenis putri," katanya. [IPL]