Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Konsistensi dan Ketahanan Fisik Jadi Perhatian
Dihentikan Jepang, Indonesia Gagal ke Final Piala Sudirman
Minggu, 26 Mei 2019 08:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia akhirnya gagal menyabet Piala Sudirman, usai Anthony Sinisuka Ginting Cs ditekuk Jepang 1-3 di Nanning, China, Sabtu (25/5) malam. Konsistensi permainan dan kekuatan fisik pemain jadi catatan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Susi Susanti menjelaskan, Jepang memang memiliki kekuatan merata di semua lini. Jepang layak menang. Namun, Susi mengapresiasi Tim Merah Putih yang berhasil menembus semifinal.
"Dua tahun lalu, kita tidak sampai ke delapan besar. Tapi, tahun ini bisa masuk ke semifinal. Itu artinya, kita sudah ebih baik," kata Susi seperti dikutip Kantor Berita Antara, Minggu (26/5).
Baca juga : Menggelikan, Masjid Dicap Radikal Karena Paham Tak Sama
Catatan untuk tunggal putra Indonesia menurut Susi adalah harus meningkatkan konsistensi. "Kalau peringkat mereka sudah, namun konsistensi pada saat mereka main itu yang harus ditingkatkan. Baik Jojo maupun Ginting yang menjadi evaluasi kita," ujarnya.
Untuk tunggal putri, Susi menilai, masih butuh kerja keras dan penanganan lebih lagi. Meski ganda putri sudah memperlihatkan kekompakan tim yang solid, Susi menilai kekuatandan ketahanan fisik dan mental para pemain, masih perlu ditingkatkan.
"Para pemain putri Jepang saat ini memiliki ketahanan yang tinggi, itu yang jadi pembenahan untuk kita. Kita harus bisa seperti mereka," pungkas Susi.
Baca juga : Di Depan PM Lee, Prabowo Janji Jadikan Indonesia Sebagai Negara Pengekspor
Indonesia terpaksa memupua harapan menjuarai Piala Sudirman, usai kalah atas Jepang 1-3. Ganda putra andalan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sempat memupuk asa Indonesia untuk lolos ke final, ketika mengamankan poin pertama dengan menundukkan pasangan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-14, 21-18.
Namun, Jepang kemudian berbalik meraih tiga poin berikutnya untuk memastikan satu tempat di final menghadapi tuan rumah China, usai memenangi nomor tunggal putri, tunggal putra dan ganda putri.
Di nomor tunggal putri, Akane Yamaguchi tak membiarkan Gregoria Mariska Tunjung mengulangi kejutan laiknya di Asian Games 2018 dan menang dua gim langsung 13-21, 13-21.
Baca juga : Bekuk Barca, Si Kampret Dapat Mahkota Piala Raja
Anthony Sinisuka Ginting yang diharapkan memberikan poin kedua bagi Indonesia, dengan memberikan perlawanan ketat kepada Kenta Momota, dipaksa menyerah di tangan peringkat satu dunia itu 17-21, 19-21.
Pasangan Greysia Polii/Apriani Rahayu juga defisit tenaga dan kalah gesit dari pasangan nomor satu dunia, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, 15-21, 17-21. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya