Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak memberikan penghargaan kepada atlet Shorinji Kempo Jatim, Marta Frily Adetya.
Penghargaan tersebut diberikan karena Marta mampu menyumbangkan medali perak di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 Papua. Penghargaan tersebut diberikan Arumi saat menghadiri silaturrahmi dan tasyakuran Kontingen Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (Perkemi) Pengurus Provinsi (Pengprov) Jatim di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (30/10/2021).
Baca juga : Viral Kapolres Humanis, Bagi Makanan Dan Bunga Ke Pendemo
Sebagai Ibu Asuh Perkemi Jatim, Arumi Bachsin menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi Marta Frily Adetya yang sudah ikut menyumbangkan medali bagi kontingen Jatim.
“Saya tidak bisa berhenti berterima kasih kepada adikku sayang, Marta Frily. Tasyakuran dan penghargaan ini mungkin dianggap mewah bagi orang lain, tapi sebenarnya tidak. Karena sebelum mencapai hari ini, banyak pengorbanan, pelatihan, pengabdian waktu serta energi yang telah dilakukan,” ujarnya.
Baca juga : DPD Asproksi Bekasi Siap Bantu Pemda Sediakan Alkes
Arumi Bachsin, Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak itu mengatakan, prestasi Marta merupakan sebuah kebanggaan untuk Jatim. Terutama mengingat perempuan kelahiran Malang, 5 Januari 1998 itu merupakan satu-satunya atlet di dalam tim yang berisi satu orang pelatih dan satu orang sparring partner.
“Saya salut karena meskipun SDM kempo tidak sebanyak cabang olahraga lain. Tim Jatim bisa membawa pulang satu medali perak. Ini tentunya adalah bentuk dedikasi dan pengabdian besar untuk Jawa Timur. Meskipun atletnya cuma satu, tapi tetap mampu meraih gelar juara,” ujar Arumi Bachsin.
Baca juga : Awas, Mager Bisa Bikin Tulang Keropos
Lebih lanjut, Arumi mengakui bahwa kempo memang butuh lebih banyak fokus dan penjaringan SDM di masa depan. Sebab, cabang olah raga ini memiliki potensi besar seperti cabang olah raga lainnya. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya