Dark/Light Mode

PERISAI Syarikat Islam Tampil Dengan Wajah Baru, Komitmen Menjadi Ormas Modern

Minggu, 23 Maret 2025 22:06 WIB

Memasuki hari ke-23 bulan suci Ramadan, kepengurusan baru Pimpinan Pusat (PP) PERISAI Syarikat Islam resmi dilantik untuk periode 2025-2030. Acara yang digelar pada 23 Maret 2025 ini dipandu oleh Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, Dr. Hamdan Zoelva. Dalam kesempatan tersebut, Aditya Yusma Perdana resmi menjabat sebagai Ketua Umum PP PERISAI Syarikat Islam yang baru.

Dalam sambutannya, Aditya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan pendiri bangsa dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta membela hak rakyat Indonesia di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Sebagai organisasi kepemudaan yang telah berdiri sejak 1930, PERISAI Syarikat Islam kini bertransformasi menjadi organisasi masyarakat (ormas) yang berfokus pada pertahanan dan keamanan, ketahanan pangan, ekonomi, serta kegiatan sosial. Organisasi ini juga menjalin sinergi dengan TNI-Polri untuk memperkuat perannya di tengah masyarakat.

Dalam upayanya untuk memberdayakan masyarakat, PERISAI Syarikat Islam berencana berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dalam menggalang pembentukan koperasi di desa-desa. Langkah ini diharapkan dapat memulai perjuangan pemberdayaan ekonomi dari tingkat desa, dengan keyakinan bahwa jika rakyat bersatu, Indonesia akan maju.

Selain itu, PERISAI Syarikat Islam memperkenalkan simbol baru yang tetap mempertahankan unsur bintang dan bulan, serta tambahan tiga tugu yang memiliki makna filosofis:

1. Tugu Tengah – Melambangkan semurni-murni tauhid, dihiasi motif batik kawung yang diciptakan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram, bermakna kemurnian dan kesempurnaan.

2. Tugu Kanan – Melambangkan setinggi-tinggi ilmu, dengan motif batik parang barong yang mencerminkan kebijaksanaan, pengendalian diri, dan kehati-hatian.

3. Tugu Kiri – Melambangkan siasah (politik dan strategi), dengan motif batik sidomulyo yang bermakna harapan akan kemuliaan, kebahagiaan, dan kemakmuran.

Tulisan PERISAI Syarikat Islam pada lambang mencerminkan ikrar suci untuk mempertahankan NKRI dari segala ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dengan kepengurusan baru dan semangat pembaruan, PERISAI Syarikat Islam berkomitmen untuk menjadi ormas yang modern, terbuka, dan berdaya guna bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.

 

Videografer & Editor:

Hendrawan K Wijaya