Dark/Light Mode

Perang Dagang AS-China Makin Gila-gilaan, The Yudhoyono Institute Kasih 4 Masukan

Minggu, 13 April 2025 10:52 WIB

Ketegangan ekonomi antara Amerika Serikat dan China yang kian memanas dinilai bisa berdampak besar ke Indonesia. Menanggapi situasi ini, The Yudhoyono Institute (TYI) memberikan empat masukan strategis. 

Direktur Eksekutif TYI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya memperkuat struktur ekonomi domestik. "Kita harus jaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga, sambil tetap menarik investasi untuk membuka lapangan kerja," ujar AHY, dalam 

acara The Yudhoyono Institute Panel Discussion: Dinamika dan Perkembangan Dunia Terkini: Geopolitik, Keamanan Dan Ekonomi Global di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (13/4/2025).

Kedua, Indonesia diminta menjadikan krisis sebagai peluang. AHY mendorong percepatan transformasi ekonomi, digitalisasi, dan transisi energi terbarukan demi tercapainya ekonomi hijau.

Ketiga, TYI menekankan diversifikasi pasar dan mitra strategis ke kawasan potensial seperti Eropa, Timur Tengah, Asia Selatan, Afrika, dan Amerika Latin agar tidak terlalu bergantung pada dua raksasa ekonomi dunia.

Keempat, AHY mengajak untuk memperkuat solidaritas ASEAN agar tak terpecah oleh kepentingan sempit. ASEAN dinilai harus kompak membela perdagangan yang adil dan terbuka melalui forum seperti RCEP dan ASEAN Plus.

“Dalam dunia yang penuh ketidakpastian ini, solidaritas adalah kekuatan kita, kolaborasi adalah harapan kita,” ujar AHY. TYI mengajak semua pihak menjadi jembatan harapan bagi masa depan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. 

 

Videografer: Firsty Hestyarini

Editor: Hendrawan K Wijaya