BREAKING NEWS
 

Kayak Ngikutin Harga Sembako

Tarif Ojek Online Naik, Kantong Semakin Tipis

Reporter : OSPI DARMA
Editor : MUHAMMAD RUSMADI
Kamis, 9 Mei 2019 11:34 WIB
Ilustrasi Ojek Online. (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
Kemenhub Janji Evaluasi 

Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub Ahmad Yani mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi. Sejak ditetapkannya tarif batas atas dan bawah untuk layanan ojek online. Para pengguna ojol justru keberatan dengan tarif baru yang dianggap lebih mahal daripada biasanya.

Baca juga : Kemenhub Ambil Jalan Tengah

“Dari sisi penumpang juga ada beberapa, dari medsos, dari saya juga dapat informasi, dari lembaga konsumen ada yang menyatakan tarifnya naiknya gila-gilaan,” katanya. Sebagai tindak lanjut beberapa laporan yang masuk, Kemenhub akan mengevaluasi. 

Salah satunya dengan mengamati di sejumlah lima titik kota besar seperti di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar. Tujuannya, mencari tahu presepsi masyarakat terhadap kenaikan tarif ini. Pihaknya juga akan menggandeng sejumlah lembaga independen untuk melakukan pengamatan.

Baca juga : Harga Pernak-Pernik Dinaikkan, Omzet Pedagang Malah Turun

“Mengevaluasinya harus dengan data riil, walaupun itu sampel. Kami akan melakukan sampai kurang lebih 10 hari pengamatan itu. Baik dari sisi driver, kemudian sisi masyarakat, dan yang terakhir dari kepatuhan terhadap aturan itu dari aplikator. Jadi ini sedang kita lakukan, tunggu hasilnya,” jelasnya.

Jika hasil evaluasi selama 10 hari telah usai dilakukan dan didapatkan berbagai data di lapangan maka pihaknya akan kembali mendiskusikan bersama seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan. “Jadi hipotesanya dua, apakah tetap (tarifnya) atau turun,” tandasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense