RM.id Rakyat Merdeka - Frederika Alexis Cull geram dengan dugaan pelecehan seksual terhadap puluhan finalis Miss Universe Indonesia 2023. Puteri Indonesia tahun 2019 itu berharap, polisi menindaklanjuti semua laporan terkait kasus tersebut.
Frederika prihatin mendengar kabar kasus pelecehan terhadap finalis Miss Universe Indonesia 2023.
“Salah satu alasanku bergabung dengan kontes ini adalah sebagai platform untuk mendukung dan memberdayakan perempuan,” curhat Frederika, peraih 10 besar Miss Universe 2019.
Baca juga : Hore, Enam Kelurahan Diprediksi Bebas Banjir
Dia menilai, setiap laporan pelecehan yang terjadi di debut Miss Universe Indonesia harus diusut.
“Aku benar-benar berharap tuduhan dan perilaku yang tidak pantas di industri ini ditindaklanjuti. Agar tidak mencederai integritas kelembagaan di masa depan,” tutur Federika yang berhasil masuk 10 besar Kontes Miss Universe itu.
Dia mengaku cemas aksi pelecehan di kontes kecantikan bakal terulang lagi.
Baca juga : FTUI Meriahkan HUT Ke-59 Dengan Penyerahan Penghargaan Kepada Insan Berprestasi
“Seharusnya sekompetitif apa pun, tak perlu merusak individu dan martabat seseorang. Aku berharap tak ada Ratu Kecantikan dimasukkan ke dalam ruang yang tak aman,” tandas Frederika.
Untuk diketahui, sejumlah finalis mengaku mengalami tindakan tindak senonoh dari tim Miss Universe Indonesia. Mereka disuruh telanjang dan difoto saat sesi body checking. Bahkan, ada ffinalis yang mengaku bagian private tubuhnya dipegang oleh oknum yang melakukan body checking.
Sosok dalang utama skandal tersebut diduga wanita berinisial SA yang menjabat Chief Operating Officer (COO) Miss Universe Indonesia. Dugaan itu disampaikan mantan Visual Director Miss Universe Indonesia, Rio Motret.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.