Sebelumnya
Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia meningkat. Bagaimana analisa Anda?
Kita harus sadari bahwa Covid-19 sudah menjadi endemi. Dalam fase endemi ini, dia akan terus memiliki lonjakan-lonjakan ketika imunitas masyarakat menurun. Atau, karena ada potensi. Misalnya ada subvarian baru, maka akan menjadi pemicu lonjakan kasus.
Seberapa besar dampaknya?
Dibandingkan sebelumnya, lonjakan kasus ini sedikit mengakibatkan kematian. Tetapi yang jelas, potensi lawatan rumah sakitnya bisa meningkat, sebagaimana yang terjadi pada anak di China. Jadi, ini yang harus diwaspadai Indonesia.
Baca juga : Luhut: Saya Bersyukur, Pak Erick Bisa Atasi Segalanya
Apakah lonjakan kasus akan terjadi di seluruh negara?
Setelah masa endemi seperti sekarang ini, maka setiap negara memiliki lonjakan kasus masing-masing yang tentunya bervariasi.
Apa faktor penyebabnya?
Imunitas masyarakatnya, program vaksinasinya, protokol kesehatannya dan sebaran subvarian yang ada di lokasi tersebut.
Baca juga : Jokowi Dan Ibu Iriana Ke Singapura Dan Malaysia, Ini Agenda Pentingnya
Apa ada faktor lainnya?
Faktor cuaca, secara langsung atau tidak langsung, mendukung. Dalam artian, kalau musim dingin dan musim hujan, banyak orang di dalam ruangan. Kalau sirkulasi udaranya buruk, ini yang membuat kasusnya meningkat.
Solusinya seperti apa untuk pencegahan?
Meningkatkan imunitas dengan gizi seimbang, olahraga rutin. Kalau nutrisi buah dan sayuran cukup, sebenarnya suplemen tidak perlu. Tapi, kalau dirasa kurang, ya ditambahkan vitamin. Namun yang terpenting adalah, konsumsi buah-buahan beragam warna, termasuk sayuran beragam warna. NNM
Baca juga : Maskapai India Dan Malaysia Siap Mengudara Di Indonesia
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Jum'at, 8 Desember 2023 dengan judul "Covid-19 Ngamuk Di Singapura Dan Malaysia, Kita Kudu Waspada, Dicky Budiman: Lonjakan Ini Sedikit Akibatkan Kematian"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.