Sebelumnya
Lebih lanjut, Director of Business Development & HCM PT PP Properti Tbk Fajar Saiful Bahri menyampaikan, untuk memenuhi kebutuhan hunian milenial, secara konsep pihaknya membuat konsep interior yang instagramable, tropical housing, student appartment, rooftop futsal, rooftop swimming pool, stay connected (smarthome).
"PPPro juga menjangkau beberapa segmen dari middle low sampai middle up. Untuk middle low kita ada Rusunami dan landed house untuk milenial. Bahkan sandwitch generation juga kita akomodir," sebutnya.
Di sisi lain, Direktur Paramount Land M. Nawawi mengatakan, pihaknya menyiapkan Paramount Petals, sebuah kota mandiri yang dikembangkan untuk merespon pasar milenial yang akrab dengan digital.
Baca juga : Penundaan Pemilu Terlaksana Jika Dukungan Rakyat Kuat
"Kami mencatat dari 500 unit penjualan Paramount Petals terdapat 62 persen real pembelinya usianya milenial. Kemudian terkait perbankan, ternyata cara bayarnya 70 persen KPR," paparnya.
Menurut Nawawi, ada beberapa yang diinginkan milenial dalam membeli rumah. Pertama, lokasi tidak harus di tengah kota yang penting ada aksesibilitas dan terjangkau. Kedua, karakteristik milenial senang konsep terbuka. Ketiga, rumah yang cerdas dan lingkungan yang cerdas, fasilitas hospital, sekolah TK, SD itu sangat penting.
"Ini menjadi catatan betapa pentingnya fasilitas bagi milenial karena mereka memiliki anak yang masih kecil-kecil," tambahnya.
Baca juga : Pengusaha Minerba Tak Bisa Nakal Lagi
Senada, Wakil Direktur Utama Perum Perumnas Oni Febriarto Rahardjo mengungkapkan, milenial memang menjadi target Perumnas. Pasalnya bila melihat potensial buyer, ada 81 juta milenial yang belum memiliki rumah di tahun 2019.
"Terkait harga dari sisi milenial, dia affordable di angka Rp 200 juta sampai Rp 400 juta. Di kami 50 persen itu milenial. Jadi yang bisa mendorong sektor properti ini memang milenial," tukasnya.
Tak ketinggalan Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida menyebut, kontribusi sektor properti untuk pembagunan nasional sangatlah besar.
Baca juga : Pemerintah Diminta Tingkatkan Upaya Pemulihan Korban Bencana Alam
"Mengenai PDB sebagaimana disampaikan pak Presiden Joko Widodo di Rakernas REI adalah 13,6 persen terhadap PDB," pungkasnya. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.