RM.id Rakyat Merdeka - Startup rural commerce Dagangan memasuki ulang tahun yang ketiga. Pada tahun ini, startup yang fokus pada kebutuhan sembako ini meluncurkan kampanye terbaru #DimanapunJadiMudah untuk memaksimalkan digitalisasi rural commerce. Launching digelar di Khas Hotel Kota Semarang, Kamis (25/8).
CEO & Co-Founder Dagangan, Ryan Manafe mengatakan sejak awal berdiri di 2019, model bisnis Dagangan fokus memberikan kemudahan bagi pengguna untuk berbelanja melalui berbagai channel, mulai dari platform Dagangan ataupun dari jaringan reseller dan mitra dengan memanfaatkan digitalisasi serta analisa big data.
“Kami membangun jaringan gudang mikro (hub-and-spoke) di kota-kota tier 3-4 dan wilayah pedesaan untuk memberikan penetrasi paling dalam bagi produsen besar sehingga bisa menjangkau warga di desa-desa," ujar Ryan, Kamis (25/8).
Ryan menambahkan, bisnis dagangan ini juga mendekatkan masyarakat di desa tersebut dengan akses kebutuhan sehari-hari sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien dengan harga terjangkau.
Baca juga : Ekpansi Bisnis, Startup Dagangan Pasok Sembako Sampai Pelosok Desa
Ryan menyebut hingga saat ini, Dagangan telah membangun lebih dari 40 hub untuk menjangkau 17 ribu desa di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.
Ia berharap Dagangan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Begitu juga dengan kampanye #DimanapunJadiMudah, agar bisa diterima dengan baik oleh seluruh stakeholders sehingga misi menciptakan ekosistem ekonomi inklusif dapat segera terwujud.
Sementara itu Co-founder Dagangan, Wilson Yanaprasetya menambahkan peluncuran slogan #DimanapunJadiMudah adalah untuk memaksimalkan digitalisasi rural commerce sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup, serta menciptakan ekosistem ekonomi inklusif di wilayah rural Indonesia.
“Melalui kampanye ini, kami ingin memperluas dampak dari platform Dagangan kepada lebih banyak lagi pelaku UMKM dan masyarakat di mana saja, tidak terbatas hanya di daerah jangkauan kita sekarang," ujar Wilson.
Baca juga : Demokrat Ingin Selalu Dekat Dengan Rakyat
Ke depan, lanjut Wilson, pihaknya menargetkan 83 ribu desa di seluruh pelosok Indonesia akan terjangkau oleh platform Dagangan.
Selain itu, kata Wilson pihaknya ingin terus mengembangkan setiap fitur dan layanan platformnya dengan pemanfaatan big data yang dimiliki. Sehingga platform yang dimilikinya bisa membantu mencari solusi tepat atas masalah yang dihadapi masyarakat di pedesaan.
Diketahui, kehadiran Dagangan juga terbukti membawa dampak positif bagi masyarakat. Terlihat dari Dagangan Impact Report yang dirilis bulan April 2022, dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) PBB,
Selama tiga tahun berdiri, Dagangan mengalami pertumbuhan signifikan, pada semester pertama tahun 2022 mengalami peningkatan 5 kali lipat dari periode sama tahun lalu. Juga mencatat kenaikan sebesar 60 persen pendapatan untuk pelaku UMKM di desa jangkauan Dagangan.
Baca juga : Usulkan Idol Desa, Raffi Ahmad Ingin Keragaman Bakat Dan Budaya Desa Terkenal
"Untuk total pengguna, saat ini Dagangan telah memiliki lebih dari 30 ribu pengguna aktif dengan lebih dari lebih 500.000 transaksi belanja bulanan melalui Aplikasi dan Situs Web," ujar Ryan.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.