BREAKING NEWS
 

5 Juta Kendaraan Daftar Akses BBM Subsidi

Ingat Lho, Penerimanya Mesti Tepat Sasaran...

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 3 Maret 2023 07:30 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
Tekan Impor BBM

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus meminta agar BUMN beru­paya keras membantu Pemerintah, khususnya dalam menekan ting­ginya impor BBM dengan mem­bangun ketahanan energi.

Diakuinya, peningkatan impor BBM menjadi hal yang tidak terelakan, mengingat tingginya kebutuhan industri petrokimia untuk memproduksi obat-obatan hingga pakaian.

Baca juga : Kenaikan Harga Baru Rumah Subsidi Ditunggu Pengembang Nih..

Permintaan terhadap BBM juga akan terus meningkat, seiring naiknya pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Untuk mengantisipasi lonja­kan impor BBM akibat melon­jaknya permintaan, Pemerintah menggencarkan program transisi dan diversifikasi energi.

“Dengan meningkatnya indus­tri obat-obatan hingga pakaian, jangan kaget kalau impor BBM kita bisa dua kali lipat, bah­kan tiga kali lipat dari hari ini, siap tidak kita?” kata Erick da­lam Economic Outlook 2023, di Jakarta, Selasa (28/2).

Baca juga : Kementerian ESDM Ajak Mahasiswa Manfaatkan Energi Baru Terbarukan

Indonesia, kata bos PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) ini, patut bersyukur karena dikaruniai Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Sehingga Pemerintah bisa melakukan intervensi dengan mengembangkan kendaraan listrik dan BBM nabati.

Ditegaskan Erick, keseriusan Indonesia membangun industri kendaraan listrik bukan berarti ingin mendominasi dunia dan menutup diri.

Indonesia bahkan mengajak negara lain untuk ikut dalam ekosistem pengembangan ken­daraan listrik.

Baca juga : Wajar, Biar Subsidi Bisa Tepat Sasaran

“BUMN kita sangat terbuka. Terbukti Indonesia Battery Cor­poration (IBC) sudah bermitra dengan CATL dan LG, termasuk salah satu yang akan deal nanti saat Presiden Jokowi ke Han­nover, Jerman. Kita ingin bangun bersama Volkswagen,” sebut mantan bos Klub Inter Milan ini.

Ia melanjutkan, Indonesia juga dapat menekan impor BBM dengan langkah produksi BBM nabati melalui etanol. Erick menyebutkan, satu juta hektar (ha) lahan tebu setara dengan 2,6 juta bioetanol.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense