BREAKING NEWS
 

Rendang dan Gado-Gado Jadi Menu Favorit

Restoran Bali Brunch Pikat Pelanggan Orang Finlandia

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 28 Agustus 2019 14:17 WIB
Pemilik Restoran Bali Brunch, Galih Bulgamin (kiri) berfoto bersama Dubes Indonesia untuk Finlandia Wiwiek Setyawati Firman (kanan) dan Pimpinan Umum Rakyat Merdeka Ratna Susilowati di restorannya, baru-baru ini. Wartawan Rakyat Merdeka mampir ke restoran yang berada di shopping mall di kota Helsinki itu. Bali Brunch menyajikan menu khas Indonesia. (Foto: Kartika Sari/Rakyat Merdeka).

 Sebelumnya 
Tiap hari Minggu, Bali Brunch buka mulai pukul 12.00 hingga 17.00. Dua tahun kemudian, pada akhir 2016, Bali Brunch berani membuka sendiri restorannya di Hakaniemi, Helsinki. Beroperasi setiap hari.

Usaha ini terus berkembang. Bali Brunch sempat punya 5 restoran. Namun sayang, dua di antaranya kini tutup.

“Yang satu kontraknya habis. Satu lagi kurang menguntungkan karena khusus summer (musim panas). Sementara di Finlandia, musim panas tidak bisa diprediksi waktunya,” jelasnya.

Bali Brunch menyajikan menu beragam. Menu paling favorit adalah gado-gado dan rendang. Tiap porsinya dibanderol 11 euro atau sekitar Rp 173 ribu jika dikonversi ke rupiah.

“Kalau wings (sayap) sama ribs (iga) 12 euro,” imbuh Galih.

Baca juga : Soto jadi Menu Favorit Idul Adha di Belanda

Menu lainnya yang disajikan Restoran bali Brunch adalah chicken plate, karedok dan sate sapi. Kebanyakan pengunjung yang menyantap makanan di Bali Brunch adalah orang-orang lokal Finlandia. Kadang-kadang, turis juga mampir ke sini.

“Mereka suka dengan makanan Indonesia,” ucap Galih, bangga.

Rupanya, Dubes Wiwiek juga sering membawa tamunya makan ke Bali Brunch. Menurut Galih, ini sangat membantu perkembangan usahanya.

“Khususnya untuk branding, supaya kita mulai terdengar juga,” katanya.

Branding ini diperlukan karena Galih berencana melebar kan sayap Bali Brunch ke tempat-tempat lain di Benua Biru itu. Dia mengaku sudah mendapat tawaran untuk buka di Amsterdam, Belanda dan Barcelona, Spanyol.

Baca juga : Jamin Harga Jual Gabah, Kementan Bentuk Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu

“Masih nunggu opportunity-nya aja,” kata dia. Galih juga kerap diundang ketika KBRI Finlandia mengadakan acara.

Misalnya, saat KBRI di Helsinki menggelar resepsi HUT Kemerdekaan Indonesia, 9 Agustus lalu. Belum lama, Bali Brunch juga turut serta dalam acara Flow Festival, festival musik bergengsi di Eropa.

Di acara-acara profesional semacam inilah, Galih mengetes sejauh mana profesionalitas Bali Brunch yang mempekerjakan 16 karyawan itu.

“Kita ngerasa deliver, well itu dari sisi kita. Kita sudah deep on testing, konsep kita sudah sejauh apa sih,” terang pria berambut gimbal itu.

Soalnya, menurut Galih, aturan soal makanan di Finlandia termasuk ketat. Standar kualitas dan higienitas di negeri produsen handphone Nokia itu sangat tinggi.

Baca juga : Menhub Sarankan Pemudik Lewat Jalur Selatan

Makanan di restoran Finlandia, memakai komposisi hitungan. “Misalnya makanan seharga kisaran 11-15 euro, maka akan ada berapa ratus gram proteinnya, dan seterusnya.

Mereka sudah terbiasa, itu yang mereka dapat di semua restoran. Jadi dari berat piringnya saja, mereka udah bisa tahu, oh iya, ini 11 euro misalnya,” terang Galih yang mengaku membeli piring untuk restorannya dari Pasar Senen ini. [TIK/NAN/OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense