RM.id Rakyat Merdeka - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan evakuasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sudan, di tengah konflik bersenjata yang terjadi sejak pertengahan April.
Penerbangan evakuasi WNI yang merupakan komitmen penuh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tersebut, tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada pukul 05.46 WIB, melalui pemberangkatan Jeddah pada pukul 16.24 waktu setempat.
Secara bertahap, para WNI tersebut mulai dievakuasi melalui jalan darat dari Ibu kota Sudan, Khartoum ke Port Sudan. Dilanjutkan perjalanan ke Jeddah, melalui jalur laut dan udara.
Baca juga : Arab Saudi Bantu Evakuasi 560 WNI Dari Sudan, Tiba Di Jeddah
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, sebanyak 385 WNI telah tiba dengan selamat di Tanah Air pada Jumat (28/4), setelah melalui perjalanan panjang dari Khartoum, ibu kota Sudan menuju Jeddah, dan perjalanan jalur udara menuju Tanah Air.
"Penerbangan evakuasi ini adalah wujud kolaborasi dinamis antara pemerintah dan seluruh stakeholder terkait, dalam memastikan upaya pemulangan WNI berjalan dengan aman dan lancar," ujar Irfan dalam keterangannya, Jumat (28/4).
Proses pemulangan WNI ini dioperasikan dengan penerbangan GA 991, yang diterbangkan dari Jeddah dengan armada B777-300ER. Melibatkan 15 awak pesawat yang terdiri dari 3 cockpit crew, 1 FSM dan 13 awak kabin.
Baca juga : Fraksi PKS DPR Apresiasi Gerak Cepat Kemenlu Dan TNI Evakuasi WNI Di Sudan
Penerbangan evakuasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia, dalam menjalankan mandat sebagai national flag carrier, yang salah satunya diwujudkan melalui penyediaan aksesibilitas layanan penerbangan bagi masyarakat Indonesia di Sudan, yang akan kembali ke Tanah Air.
"Memiliki arti tersendiri bagi kami, kembali dipercaya mengemban misi kemanusiaan dalam mendukung evakuasi 385 WNI ini," ucap Irfan.
Ini adalah sebuah keniscayaan bagi Garuda Indonesia, sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, untuk turut ambil bagian dalam peran aktif negara memberikan perlindungan bagi warganya.
Baca juga : Ikut Jejak AS, Inggris Evakuasi Diplomat Dari Sudan
Salah satunya, melalui misi pemulangan WNI dari Sudan yang perlu didukung oleh aksesibilitas transportasi udara yang siap setiap saat, dalam menjalankan tugas tersebut.
"Prosedur evakuasi WNI tersebut ini telah melalui koordinasi intensif bersama pemangku kepentingan terkait, dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan mobilitas antar negara Utamanya, proses pemulangan WNI untuk diterbangkan ke Tanah Air melalui Jeddah," tutup Irfan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.