Sebelumnya
Pantau Kinerja Bank
Dari catatan OJK, kredit restrukturisasi Covid-19 kembali mencatatkan penurunan sebesar Rp 22,28 triliun menjadi Rp 405,42 triliun di Maret 2023, dibandingkan Februari 2023 senilai Rp 427,7 triliun.
Baca juga : Jokowi Minta Dibuat Sistem Terpadu Tangani Investasi Di IKN
Pada Maret 2022, kredit perbankan yang mendapatkan restrukturisasi mencapai Rp 630,11 triliun. Jumlah nasabah yang direstrukturisasi juga menurun menjadi 1,83 juta nasabah per Maret 2023 dibandingkan Februari 2023 sebanyak 1,93 juta nasabah.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, cadangan perbankan sangat memadai meski masa restrukturisasi kredit Covid-19 telah berakhir pada Maret 2023.
Baca juga : iForte Resmi Tandatangani CSPA Atas Aksi Korporasi Akuisisi Saham Varnion
“Selama satu setengah tahun terakhir ini, CKPN yang bisa dibangun oleh setiap bank dan sistem bank secara menyeluruh sudah tinggi,” ujar Mahendra dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) II Tahun 2023 di Jakarta, Senin (8/5).
Namun diakui Mahendra, pihaknya belum bisa melihat lebih detail dampak restrukturisasi kredit, yang sebagian besar berakhir pada Maret 2023. Lantaran penghitungan kondisi akhir Maret 2023 baru dilakukan perbankan pada akhir April 2023, dan saat ini baru memasuki Mei 2023.
Baca juga : Usai Restrukturisasi, Keuangan WSBP Dipastikan Tetap Sehat
Ke depan, perbankan diminta akan terus membangun CKPN untuk mengantisipasi restrukturisasi kredit pada sektor tertentu yang akan berakhir pada Maret 2024.
“Kami tetap optimis pencadangan dalam CKPN akan memadai pada saat restrukturisasi benar-benar berakhir, sehingga kami tidak melihat ada perubahan yang signifikan,” ucapnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.