BREAKING NEWS
 

Punya Pasar & Sumber Daya Menggiurkan, Investor EBT Bakal Antre Masuk Indonesia

Reporter & Editor :
FAZRY
Rabu, 10 Januari 2024 22:10 WIB
Ilustrasi. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata. (Dok. PLN)

 Sebelumnya 
Sebagai perbandingan, sekitar 4 triliun dolar AS per tahun perlu diinvestasikan dalam energi terbarukan hingga 2030, termasuk investasi dalam teknologi dan infrastruktur untuk memungkinkan pencapaian emisi nol persen pada 2050.

"Untuk itu, Pemerintah Indonesia harus menjamin keberadaan strategi yang menunjang peluang investasi dalam EBT. Pemerintah harus menjalankan lima strategi," kata Deni.

Baca juga : Prabowo: Saya Tak Gentar dengan Mereka yang Ingin Membuat Indonesia Lemah

Apa saja kelima strategi itu? Pertama, kata Deni, pengaturan pasar di mana kebijakan harus menetapkan transparansi dan prediktabilitas, yang memberikan kepercayaan bagi investor dalam kemampuan untuk memulihkan investasi dalam pembangkit listrik.

Kedua, lanjutnya, memberikan insentif bagi energi bersih dan iklim tertentu yang menyusun strategi energi multi-tahun terintegrasi dengan target jangka pendek dapat menjadi langkah strategis.

Baca juga : Debat Capres, Prabowo Sebut Geopolitik Dan Ekonomi Penting Bagi Hubungan Internasional Indonesia

"Ketiga, menjamin langkah-langkah ramah bisnis umum yang berupa beberapa kebijakan umum (yaitu, tidak harus spesifik untuk energi) yang dapat memfasilitasi investasi energi terbarukan," ungkapnya.

Keempat, mekanisme pembiayaan yang inovatif dimana mekanisme pembiayaan dari berbagai jenis dapat berguna dalam mengurangi risiko, menawarkan potensi pengembalian tambahan, atau menciptakan lebih banyak peluang investasi.

Baca juga : Ruang Pintar Persempit Jurang Digital Bagi Anak Di Pelosok Indonesia

"Terakhir, asumsi risiko awal dimana beberapa proyek yang sukses termasuk sponsor awal yang bersedia menanggung berbagai risiko," pungkasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense