BREAKING NEWS
 

Jadi Anggota OECD

Indonesia Bakal Banjir Investor, PDB Melonjak

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Kamis, 30 Mei 2024 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Sekretaris Jenderal Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) Mathias Cormann saat konferensi pers ‘Workshop Tim Nasional OECD’ di Jakarta, Rabu (29/5/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia optimistis bisa sejajar dengan negara-negara maju yang memiliki pendapatan per kapita tinggi sesuai visi Indonesia Emas 2045. Agar target tersebut tercapai, salah satu upaya yang digenjot Pemerintah adalah menjadi anggota penuh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).

Menteri Koordinator Bi­dang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keang­gotaan Indonesia dalam OECD bakal meningkatkan investasi yang masuk ke Indonesia. Bahkan, masuknya Indonesia ke OECD akan mendorong Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar 1 persen.

Baca juga : Carut Marut PPDB Jangan Terjadi Lagi

Menurut Airlangga, banyak manfaat yang akan diterima dunia usaha, para pekerja hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Menjadi anggota penuh OECD akan mendorong ketahanan ekonomi nasional dari lapangan kerja,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers di Ja­karta, Rabu (29/5/2024).

Baca juga : Jelang Final Liga Champions, Gundogan Ingin Dortmund Juara

Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan, proses aksesi OECD Indonesia juga diharapkan menja­di katalisator untuk meningkatkan pendapatan per kapita Indonesia di atas 12.000 dolar Amerika Serikat (AS) pada 2025.

“Target kita, bisa lebih tinggi dari 12.000 dolar AS dalam 10 tahun ke depan. Kemudian dalam 20 tahun ke depan kita tingkatkan lagi menjadi 24.000 dolar AS hingga 30.000 dolar AS,” katanya.

Baca juga : Jojo Tidak Terima Kalah, Ginting Tidak Berkeringat

Tidak hanya itu, lanjut Air­langga, proses aksesi OECD juga penting dalam mengawal proses Indonesia lepas dari jebakan negara berpendapatan menengah (midle income trap), sehingga bisa menjadi negara maju dan mewujudkan Indone­sia Emas 2045.

Airlangga menjelaskan, da­lam tahap aksesi untuk men­jadi anggota OECD, Presiden Jokowi sudah membentuk Tim Nasional Persiapan dan Perce­patan Keanggotaan Indonesia dalam OECD, dan dia ditunjuk sebagai ketua.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense