BREAKING NEWS
 

Bermodal Dana KUR dari BNI

Heri Sanggup Pasok Toge Ke 6 Pasar di Bogor

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 15 Februari 2020 20:18 WIB
Heri Kiswanto tampak sedang menyiram toge di kediamannya di Kampung Babakan Kemasan, Sukaraja, Bogor, Sabtu (15/2). (Foto: Sri Nurganingsih/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjadi seorang wiraswasta memang bukan cita-cita awalnya. Namun keberuntungan bagi Heri Kiswanto.Cita-cita awalnya menjadi seorang polisi jadi terhenti karena tertarik dengan usaha membudidayakan sayuran toge.

Heri adalah satu dari beberapa anggota Kredit Usaha Rakyat (KUR) binaan BNI yang sukses menjalankan usahanya ini telah memasuki tahun ke-4.

Pada tahun 2017, pria berusia 32 tahun ini mengawali usahanya dengan mengajukan pinjaman KUR dari Bank Negara Indonesia (BNI). Melalui proses yang terbilang lancar, Heri akhirnya mendapatkan pinjaman Rp 500 juta.

Baca juga : BKS: Insiden Longsor Tak Ganggu Deadline Proyek Double Track Bogor-Sukabumi

Dengan tekad yang kuat,  dana tersebut Heri gunakan untuk merintis budidaya toge, dengan dibantu 13 karyawan. Setiap harinya Heri memerlukan 200 kg atau 2 kwintal kacang hijau sebagai bahan baku untuk membuat toge.

"Biasanya saya membeli kacang hijau buat usaha ini dari Afrika yang bisa langsung dianter ke rumah saya. Karena kualitas kacang hijau impor ini jauh lebih bagus daripada kacang hijau lokal," ucap Heri pada wartawan di rumahnya, di Kampung Babakan Kemasan RT 01 RW 02, Sukaraja, Bogor, Sabtu (15/2).

Adsense

Heri mengaku sangat beruntung bisa bermitra dengan BNI. Modal yang diperoleh dari KUR BNI ini telah mengantarkan Heri menjadi pengusaha ulet dan sukses menjalankan usahanya.

Baca juga : PLN Peduli Beri Harapan Baru ke Desa Andung Biru

"Lebih mudah dan simpel ambil pinjaman KUR dari BNI, untuk cicilan juga bisa langsung di-autodebet dari tabungan saya. Nggak ribet jadinya," tambah Heri.

Semakin hari, usaha yang dijalankan Heri terus meningkat. Ada 6 pasar yang menampung toge dari Heri, yaitu Pasar Bogor, Pasar Seketeng, Pasar Sukasari, Pasar Merdeka, Pasar Presiden dan Pasar Jambu Dua.

Heri menjual toge dengan Rp 5.500/Kg. Dan dari 200 kg lacang hijau yang telah diolahnya bisa dipanen dalam 2-3 hari. Hasilnya dari 200 kg kacang itu menjadi 1,6 ton.

Baca juga : Peringati Sumpah Pemuda, Pelajar RI di Paris Beri Masukan ke Nadiem Makarim

"Menjalani usaha ini saya optimis karena permintaan pasar akan toge semakin meningkat. Dalam sebulan, saya bisa mengantongi keuntungan kisaran Rp 60 juta dari usaha budidaya toge ini," tambahnya.

Kesuksesan Heri merintis bisnis budidaya toge ini terus berkembang, terbukti di awal 2020, Heri mencoba bisnis yang lain, mencoba bisnis kikil. Dia berharap bisnis barunya ini bisa melambung seperti usaha toge. Walau bisnis kikil baru, Heri mengaku sudah bisa mengantongi keuntungan kisaran Rp 40 juta/bulan.

Di akhir pembicaraanya, kembali Heri mengucapkan terima kasih pada pihak BNI yang telah menjadi gerbang untuk membuka kesuksesan usahanya. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense