Dark/Light Mode

Salurkan KUR ke Sektor Pangan, BNI Pertajam Kerjasama UNS dan Bulog

Jumat, 21 Juni 2019 17:37 WIB
Direktur Utama Bulog Budi Waseso (ketiga kanan)  menyerahkan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani di sela Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama dan Panen Perdana Padi antara Bulog dan UNS di Solo, Jumat (21/6). Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI Catur Budi Harto (kedua kanan). (Foto: Humas BNI).
Direktur Utama Bulog Budi Waseso (ketiga kanan) menyerahkan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani di sela Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama dan Panen Perdana Padi antara Bulog dan UNS di Solo, Jumat (21/6). Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI Catur Budi Harto (kedua kanan). (Foto: Humas BNI).

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya untuk memajukan sektor Pertanian dan memantapkan program Ketahanan Pangan di Indonesia terus digaungkan oleh berbagai pihak dari beragam sektor.

Kali ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung kolaborasi antara Perum Bulog dan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dalam merealisasikan bantuan bagi petani pangan.

Bantuan yang diberikan adalah dalam bentuk pengelolaan on farm, pemanfaatan teknologi pengolahan lahan dan budidaya yang modern, serta manajemen penanganan pasca panennya. ​

Baca juga : Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Bulog Teken Kerjasama dengan UNS

Kolaborasi ketiga lembaga tersebut dimulai seiring dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama dan Panen Perdana Padi yang dihadiri oleh Ikatani, Bulog, BNI, dan Fakultas Pertanian UNS di Solo, Jumat (21/6).

Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Utama Bulog Komjen. Pol. (Purn.) Budi Waseso, Rektor UNS Jamal Wiwoho, Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI Catur Budi Harto, General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo, serta lebih dari 250 petani.

Pada kesempatan tersebut, BNI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Petani. KUR tersebut menambah portofolio penyaluran KUR BNI tahun 2019, dimana hingga 31 Mei 2019, KUR yang disalurkan BNI mencapai Rp 8,23 triliun dan menyentuh 95.728 penerima KUR di seluruh Indonesia.

Baca juga : Meski Anggaran Kementan Turun, Ekspor Pertanian Tetap Naik dan Kemiskinan Berkurang

​Catur Budi Harto menyatakan, peran BNI pada gerakan ini dimaksudkan untuk memastikan agar para petani mendapatkan akses pembiayaan yang murah, mudah, disertai pendampingan yang cukup. Proses ini akan semakin efektif dengan adanya dukungan dari Bulog dan UNS.

​“Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu penopang program pemerintah dalam upaya meningkatkan produktivitas petani, pemerataan pendapatan, dan pengentasan kemiskinan. BNI akan terus menyalurkan pembiayaan bagi segenap petani guna mewujudkan petani Indonesia yang sejahtera dan berdaulat,” ujarnya.

​Pada acara ini, BNI memberikan bantuan CSR berupa 2 Handtractor kepada Petani di daerah tersebut. Alat ini akan memudahkan petani pada saat mengolah tanah di lahan pertanian mereka. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.