BREAKING NEWS
 

Kelola AUM Di Atas Rp 6 Triliun, BMoney Kantongi Lebih Dari 1 Juta Investor

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 23 Juni 2026 16:18 WIB
Foto: Dok. BMoney

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri investech dalam ekosistem Bukalapak, platform investasi digital BMoney mengantongi total Dana Kelolaan atau Asset Under Management (AUM) lebih dari Rp 6 triliun, dengan merangkul lebih dari 1 juta investor ritel di seluruh Indonesia.

Berawal dari inisiatif pemberdayaan ritel melalui gerai kios pada tahun 2020 dan resmi meluncur sebagai platform investasi digital pada 2021, BMoney kini telah bertransformasi menjadi all-in-one investech platform dengan portofolio lisensi paling komprehensif di Indonesia

“Kepercayaan pasar yang masif terhadap ekosistem ini tercermin langsung pada pertumbuhan performa bisnis BMoney yang luar biasa,” kata Chief Executive Officer BMoney Angganata Sebastian di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Sebagai bentuk komitmen terhadap regulasi yang berlaku dalam menyediakan layanan dan untuk menciptakan kepercayaan publik, BMoney saat ini telah mengantongi berbagai lisensi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mulai dari Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), Mitra Distribusi (Midis) Surat Berharga Negara (SBN), hingga izin operasional untuk transaksi Saham dan Emas digital.

Baca juga : Corporate Dine Out Meluncur, Grab Bikin Jamuan Kantor Lebih Praktis

Kepatuhan regulasi ini didukung penuh oleh jaringan kemitraan strategis yang sangat luas, mencakup kolaborasi dengan puluhan Manajer Investasi terkemuka, penyedia likuiditas emas terpercaya.

“Serta berbagai institusi perbankan besar demi menghadirkan ratusan pilihan produk investasi dalam satu aplikasi yang aman dan terintegrasi,” ujarnya.

Angganata mengatakan, tidak hanya kuat di sektor ritel, melalui lini BMoney Privilege, platform ini juga sukses mengonsolidasikan diri sebagai pemimpin dalam segmen High-Net-Worth Individual (HNWI) di industri fintech nasional.

Adsense

“Kombinasi pertumbuhan volume dan nilai aset yang solid ini berhasil membawa BMoney membukukan model bisnis yang berkelanjutan dengan mencatatkan status Profitable pada Full Year (FY) 2025,” ujarnya.

Di tengah ketatnya persaingan industri, BMoney berhasil menciptakan diferensiasi nyata dengan menjadi fintech pertama yang mengadopsi layanan premium ala priority banking ke dalam ekosistem digital.

Baca juga : Telkom Tebar Dividen Rp 21,9 Triliun, Buyback Saham Disiapkan Rp 4 Triliun

Melalui program loyalty points di layanan BMoney Privilege, nasabah HNWI dapat mengumpulkan poin dari setiap aktivitas investasi mereka untuk ditukarkan dengan berbagai benefit eksklusif kelas atas.

Dikatakan Angganata, keuntungan premium tersebut mencakup layanan taksi bandara domestik yang bekerja sama dengan Golden Bird dan internasional di Sydney, Tokyo, dan Singapura, layanan tax consultant privat, hingga layanan medical check-up eksklusif bersama Prodia.

Pengalaman investasi premium ini juga diwujudkan secara fisik melalui fasilitas BMoney Privilege Private Lounge. Setelah sukses hadir di Jakarta dan Bandung, BMoney memperkuat pendekatan personalnya dengan melakukan ekspansi layanan berupa pembukaan Private Lounge ketiga di Surabaya pada tahun 2026 ini.

“Ke depan, BMoney berkomitmen untuk terus memperluas ekspansi pasar dan ragam produknya melalui strategi sinergi yang inklusif,” ujar Angganata. 

Angganata menekankan, rencana strategis ke depan akan menjadikan segmen ritel dan HNWI sebagai fokus utama perusahaan, alih-alih menjadikan keduanya sebagai segmen yang saling berkompetisi.

Baca juga : Disegel Dishub, Area Parkir Blok M Square Kantongi Rp 100 Juta Perhari

Menurutnya, sektor ritel menghadirkan skala (scale), keterlibatan (engagement), dan prospek bisnis di masa depan, sedangkan sektor HNWI menghadirkan kepercayaan, kredibilitas, dan monetisasi.

“Kedua segmen tersebut merupakan satu entitas utuh yang saling terhubung dan sudah selayaknya saling menguatkan satu sama lain di dalam ekosistem BMoney,” pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense