RM.id Rakyat Merdeka - Impor minyak mentah China pada bulan Mei melonjak signifikan dalam sejarah. Jumlahnya mencapai 11,34 juta barel per hari.
Dikutip dari Bloomberg, adanya peningkatan kepadatan kapal tanker di perairan sekitar pelabuhan minyak China karena banyak pembeli bergegas untuk mengambil keuntungan dari harga minyak yang rendah dalam beberapa bulan terakhir. Namun, di sisi lain kapasitas penyimpanan darat tidak cukup untuk menampung pasokan tersebut.
Baca juga : Waspada Ancaman Demam Berdarah di Masa Pandemi
Mengutip data dari Kpler, bulan ini saja, sebanyak 200 kapal tanker minyak diperkirakan akan tiba di pelabuhan China. "Data bea cukai pada awal bulan ini menunjukan bahwa impor minyak mentah China di bulan Mei melonjak ke tingkat tertinggi dalam sejarah, yaitu sebesar 11,34 juta barel per hari," katanya dikutip dari Bloomberg, Rabu (24/6).
Data tersebut memastikan bahwa ekonomi China berada pada jalur yang cepat menuju pemulihan dari krisis virus corona. Dengan rata-rata harian impor minyak pada bulan Mei meningkat 15 persen dari April dan 150 ribu barel per hari lebih dari catatan impor sebelumnya yang dicatat pembeli China pada November lalu.
Baca juga : Papua Punya Potensi Besar Ekonomi dan Budaya
Bulan ini dapat terjadi rekor baru impor minyak, dengan Kpler memperkirakan rata-rata harian sebanyak 14 juta barel per hari atau lebih akan diimpor, yang mana ini 20 persen lebih banyak dari rata-rata untuk bulan Mei.
Perkiraan dari IHS Markit menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah China akan melonjak sebesar 440 juta barel pada semester pertama tahun ini. Dimana ini akan menjadi peningkatan persediaan terbesar dalam enam bulan di seluruh dunia. Jika impor terus meningkat, penyimpanan terapung mungkin menjadi satu-satunya pilihan. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.