BREAKING NEWS
 

BI Pangkas Bunga Acuan, Rupiah Malah Loyo

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 20 November 2020 10:32 WIB
Nilai tukar rupiah. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,04 persen berada di level Rp 14.160 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan kemarin rupiah ditutup Rp 14.155 per dolar AS.

Sebagian besar, mata uang di kawasan Asia terpantau fluktuatif seperti yen Jepang melemah 0,10 persen, dolar Taiwan turun 0,01 persen, dan rupee India anjlok 0,11 persen. Sementara dolar Singapura berhasil naik 0,03 persen dan won Korea Selatan menguat 0,12 persen.

Baca juga : BI Pangkas Bunga Acuan Jadi 3,75 Persen

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,01 persen pada 92,3044. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro berada di zona merah alias melemah 0,02 persen ke level Rp 16.790, terhadap dolar Australia menguat 0,10 persen ke level Rp 10.300, dan terhadap yuan China juga melemah 0,09 persen ke level Rp 2.151.

Adsense

Direktur TFRX Garuda Berjangka, Ibrahim menilai, pemangkasan suku bunga secara mengejutkan oleh Bank Indonesia tidak mampu menahan pelemahan rupiah di hadapan penguatan dolar AS. Penurunan suku bunga acuan ini menurutnya, diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang terus membaik. 

Baca juga : Banyak Obat Kuat, Rupiah Hari Ini Diramal Joss

"Bahkan pertumbuhan ekonomi kuartal III di sejumlah negara mulai membaik,” ucapnya dalam riset harian, Jumat (20/11).

Untuk diketahui, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 November 2020 memutuskan untuk menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin menjadi 3,75 persen.

Baca juga : Biden Menangi Pilpres AS, Rupiah Dapat Durian Runtuh

Ia pun memperkirakan rupiah akan lanjut bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan akhir pekan ini pada rentang Rp 14.130 per dolar AS. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense