BREAKING NEWS
 

Pengunjung Antusias Padati 110 Booth Franchise Expo

Konsep Waralaba Diyakini Jadi Opsi Pelaku UKM Pemula

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : BARATA KRISNA
Sabtu, 23 Maret 2019 14:58 WIB
Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Endro Nugroho (ketiga kanan) dan Ketua Emiritus Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar (kanan) bersama para pemenang pengusaha waralaba terbaik dalam National Roadshow Info Franchise & Business Concept (IFBC) Expo 2019 digelar di Balai Kartini, Jakarta, kemarin. (Foto : DWI/RAKYAT Merdeka).

 Sebelumnya 
“Saya punya salah satu petani suplai kelapa dari 1982 yang dulunya naik sepeda ke mana-mana, tapi sekarang sudah punya puluhan mobil. Efek usaha kita tak hanya untuk kita sendiri, tapi juga kepada para orang-orang yang menyokong bisnis itu,” ujarnya.

Naik 6 Kali Lipat Di kesempatan yang sama, Ketua Emiritus Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar menambahkan, gejolak industri franchise memang selalu ada dari tahun ke tahun.

Pola usaha waralaba di suatu daerah mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang multiplier effect. “Efeknya besar, tapi sayang tanggapan dari Pemda masih setengah hati. Terbukti dari road-show yang dilakukan di daerah kurang mendapat support dari Pemda.

Baca juga : Penangguhan Pungutan Ekspor Jadi Insentif Bagi Pelaku Usaha

Padahal ada tujuan jelas, kami melakukan sosialisasi pola waralaba dan mendorong waralaba daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah itu sendiri,” katanya.

Anang mengatakan, di 2004, Amerika Serikat sudah menciptakan waralaba 18 juta lapangan pekerjaan baru, dan sebesar 50 persennya disumbang franchise. Di Indonesia, katanya, masih sangat menyedihkan, walaupun tetap ada pertumbuhannya. “Kita di 2014 baru ada 900 ribu orang bekerja dari bisnis waralaba, sekarang 1,2 juta orang bisa terserap lapangan pekerjaan.

Harusnya tahun ini efek multipliernya naik 5-6 kali lipat. Jadi harusnya ada 6 juta pekerjaan tercipta dari waralaba saat ini,” cetus Anang. Menurutnya, Indonesia memang cocok dalam bisnis waralaba.

Baca juga : Diresmikan Jokowi, Gojek Dukung Modernisasi Pasar Tradisional

Pasalnya, 70-80 persen tipe masyarakatnya menciptakan usaha, misalnya menjadi tukang jahit, tukang jamu dan lainnya. “Tapi harus dikembangkan, jangan begitu saja, kalau bisa sampai nasional bahkan ke luar negeri.

Misalnya bakso malang Cak Man ke Aceh dan ujung timur Indonesia, tentunya harus waralaba yang unggul,” imbuhnya.

Sucess story waralaba juga dituturkan Hendy Setiono, Onwner Kebab Baba Rafi. Memulai dari dua outlet di 2007, kini sudah ada 2 ribu lebih outlet Kebab Turki Baba Rafi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga : Toyota Dorong IKM Otomotif Naik Kelas

Pria asal Surabaya ini memulai usahanya dengan modal sekitar Rp 4 juta. Awal mula Hendy melirik bisnis ini ketika ia jalan-jalan ke Turki, di mana sang ayah bekerja di perusahaan minyak di sana. Ia melihat, ada banyak penjual kebab di pinggiran jalan. Saat itu dia menemukan ide untuk bisnisnya, makanan Timur Tengah yang dibuat dengan rasa Indonesia.

Tak hanya di Indonesia, kini dia sudah melebarkan sayap bisnisnya ke luar negeri, seperti China, Malaysia, Filipina maupun Sri Lanka. Ia masih memiliki keinginan untuk menambah beberapa outlet di negara lain di seluruh dunia. “Pengembangan bisnis waralaba saya ini, juga diperluas dengan merambah konsep frozen food berbagai paket kemitraan. Kami menawarkan sistem kerja sama berprinsip syariah.

Para pelaku UMKM yang ingin bergabung mulai dari modal Rp 1,5 juta menjadi reseller. Sementara untuk mitra waralaba jenis Baba Rafi premium, diestimasikan dalam waktu 1-2 tahun akan memperoleh omzet Rp 120-140 juta. Sedangkan program kerja sama syariah selama 1-3 tahun mencapai omzet Rp 75 juta. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense