Sebelumnya
Dari kantor Bupati, rombongan Angkasa Pura II kemudian melanjutkan pertemuan dengan Danlanud Jenderal Besar Soedirman, Letkol Pnb Putu Sucahyadi.
Sama dengan Plt Bupati, Danlanud juga menyatakan dukungannya bagi pembangunan BJBS. Selain memberikan keuntungan dalam meningkatkan perekonomian daerah, keberadaan bandara ini diyakini dapat mendukung tugas TNI dalam melaksanakan operasi militer.
Baca juga : Konsep Waralaba Diyakini Jadi Opsi Pelaku UKM Pemula
“Misalnya, untuk keperluan operasi TNI dalam penanggulangan bencana alam, yang membutuhkan fasilitas transportasi udara dalam penanganannya,” tutur Letkol Putu.
Pembangunan BJBS tahap I fokus pada percepatan pembangunan sisi udara dengan akan dibangunnya runway sepanjang 1.600 meter dan lebar 30 meter. Setelah itu, dilanjutkan dengan perluasan gedung terminal dengan luas 3.600 meter persegi yang dapat menampung hampir 500 ribu pergerakan penumpang per tahun.
Baca juga : Diresmikan Jokowi, Gojek Dukung Modernisasi Pasar Tradisional
Potensi pertumbuhan bisnis transportasi udara di Purbalingga cukup menjanjikan. Diproyeksikan, pergerakan penumpang mencapai 98 ribu dan dapat tumbuh tak kurang dari 500 ribu penumpang per tahun, dengan pergerakan pesawat mencapai lebih dari 4.500 pergerakan. Tak hanya itu, pergerakan kargo diprediksi mencapai lebih dari 2 ribu ton per tahun.
Kehadiran BJBS yang mampu menjangkau sejumlah daerah di Jawa Tengah ini, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa Tengah bagian Barat hingga Selatan. Di antaranya, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Kebumen.
Baca juga : Toyota Dorong IKM Otomotif Naik Kelas
“Kehadiran Bandara Jenderal Besar Soedirman diharapkan dapat berkontribusi besar dalam konektivitas dan kemaritiman, penguatan infrastruktur daerah untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah serta mengintegrasikan usaha-usaha sinergi BUMN,” harap Awaluddin. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.