BREAKING NEWS
 

Kemenkop Dukung UMKM Otomotif Masuk Rantai Pasok Teknologi Berstandar Global

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 11 Maret 2021 09:25 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat melakukan audiensi bersama UKM Ganesa, Rabu (10/3). (Foto: Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
"Kami sudah bicara dengan Kementerian BuMN, kalau kita dorong industrialisasi ke BUMN. Di dalam negeri kebutuhan sparepart sendiri juga besar. Asal nanti dari sisi perdagangannya mendukung, dan kami mengajak mereka membentuk roadmap bersama masuk ke rantai pasok," jelas Teten.

Adsense

Untuk selanjutnya sambung dia, pihaknya akan fokus ke market demand. Itu mengapa transformasi sangat diperlukan saat ini. "Bagaimana sekarang melakukan transformasi persaingan ke depannya yang menguasai teknologi ke arah bisnis industri inovasi dan teknologi," imbuhnya.

Ke depan, lanjut Teten, nanti akan ada kebijakan mulai dari pembiayaan hingga inkubator bisnis yang dipersiapkan bersama-sama. Mendesain rencana kerja, bagaimana kandungan lokal mobil akan lebih besar ke industri otomotif.

Baca juga : Bamsoet Dukung Tim Mandalika Racing Bertarung di CEV Moto2

"Dengan bertransformasi rantai pasok ini, kita sedang mengajak UMKM memperbaiki daya saing produksi dengan standar industri secara global. Standar produknya harus bisa berdaya saing karena perdagangn terbuka bersaing produk luar. Akan ada tansfer knowledge dan transfer culture industrinya," tegas Teten.

Ketua Koperasi Industri Tanah Air dan Institut Otomotif Indonesia, Made Dana Tangkas mengatakan, upaya dari Kemenkop UKM ini menjadi momentum yang sangat baik, bagaimana mendukung produk Indonesia berbasis UMKM, agar bisa dikembangkan dengan menerapkan teknologi informasi.

"Masalah komponen otomotif, industri peralatan yang menjadi pelaku UMKM hanya suplai otomotif saja, tapi bagaimana bisa memenuhi kebutuhan bagi industri lain seperti Pertamina, maupun lembaga lainnya, supaya kegiatan yang membangun UMKM bisa sustain," ujarnya.

Baca juga : Kementan Dukung Budidaya Sayur Hidroponik Di Cirebon Sebagai Solusi Pertanian Lahan Sempit

Pihaknya juga berupaya untuk memberdayakan dari sisi produk dan matching dengan demand-nya. Sementara dari segi proses bisa terbangun peningkatan SDM. "Menjadi pemain UMKM naik kelas, berdaya saing berkelas dunia," imbuhnya.

Selama ini, pihaknya sudah menyediakan produk UMKM otomotif tier 2 tier 3 dari principal, mensuplai ke industri otomotif seperti Astra Otopart.

"Sementara ini pasarnya masih turun industrinya. Kontribusi kami baru 50 persen tahun ini diharapkan mencapai 70 persen, bisa memasok lebih banyak. Sekarang memasok yang ada dulu diharapkan bisa mendorong bangkit komponen otomotif," tandasnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense