Sebelumnya
Pada kesempatan tersebut,.juga dilakukan penyerahan secara simbolis dukungan prasarana dan sarana produksi dari Kementerian Pertanian, KUR dari Himbara serta corporate social responsibility (CSR) berupa alat semprot obat pertanian dari BNI, CSR berupa gapura Desa Pulung dari BRI dan CSR berupa cultivator dari Mandiri, CSR berupa alat angkut roda tiga dari Jamkrindo dan Askrindo.
Klaster Bisnis Padi Desa Ngabar
Baca juga : Luhut Janjikan Visa 5 Tahun Diterapkan Bulan Depan
Selain melakukan penanaman perdana komoditas hortikultura berorientasi ekspor pisang cavendish, Susiwijono juga diagendakan melakukan tinjauan ke lokasi pengembangan klaster bisnis padi Kabupaten Ponorogo.
Klaster ini dibentuk sebagai solusi dari tantangan-tantangan yang ada dalam pengembangan produksi padi. Menjawab tantangan keterbatasan lahan.
Baca juga : Genjot Vaksinasi Lansia, Ini Strategi Yang Diterapkan Pemkab Tangerang
Untuk itu, dilakukan pengembangan klaster pertanian berbasis teknologi yang saat ini tengah diimplementasikan oleh Desa Ngabar, Kabupaten Ponorogo.
Dalam proses pengembangan klaster, ada beberapa hal yang telah dicapai. Antara lain pembentukan kelembagaan, PT Mitra Desa Ponorogo sebagai pengelola klaster yang juga berfungsi sebagai off taker; implementasi smart farming melalui pemasangan alat sensor tanah dan cuaca; dan peningkatan produktivitas sebesar 23 persen di Kabupaten Ponorogo. Serta peningkatan kapasitas kelembagaan gapoktan, sehingga tercipta peningkatan produksi dan pemberdayaan masyarakat desa.
Baca juga : Pebisnis Girang Wisata Bali Segera Dibuka Lagi
Gapoktan klaster bisnis padi Kabupaten Ponorogo telah mampu meningkatkan kapasitasnya, dengan melakukan usaha layanan kebutuhan petani dan masyarakat, melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes).
Gapoktan juga telah mendorong pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan Perkumpulan Wanita Tani (PWT), untuk melakukan penyediaan pangan masyarakat bekerja sama dengan pondok pesantren setempat. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.