BREAKING NEWS
 

Koneksikan Manifest Penumpang Dengan E-KTP

ASDP Jadi Pioneer

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 24 April 2019 06:15 WIB
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi. (Foto: PublikSatu)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai mengimplementasikan pencatatan data manifest penumpang ferry secara otomatis yang terkoneksi langsung dengan data kependudukan.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan, telah menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh. Penandatangan ini disaksikan Kepala Bagian Perundangan Biro Hukum Kementerian BUMN Wahyu Setiawan.

Menurutnya, penandatanganan PKS ini menjadi langkah revolusioner, karena ASDP menjadi perusahaan transportasi pertama yang mengimplementasikan pencatatan manifest penumpang secara otomasi menggunakan alat pembaca data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP Reader).

Baca juga : Kowani: Perjuangan Kartini Jadi Teladan

“Kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan nyaman serta bermanfaat kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan, utamanya dalam meningkatkan akuntabilitas pencatatan data manifest penumpang yang menjadi mandatory," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Ia menjelaskan, pencatatan data manifest pengguna jasa kapal ferry perlu mendapat perhatian karena tidak hanya terdiri dari penumpang, tetapi juga kendaraan dengan golongan yang berbeda-beda. Dengan penerapan pencatatan data secara otomasi ini, dapat berdampak positif pada pengguna jasa, di mana data penumpang tercatat lebih lengkap dan valid, serta dapat dijadikan dasar dalam proses klaim jika terjadi kecelakaan transportasi.

Adsense

“Sistem ini juga dapat meningkatkan pendapatan perseroan, di mana ada jaminan yang diberikan untuk menekan kebocoran karena telah memiliki sistem yang sangat reliable,” katanya.

Baca juga : Prediksi TKN, Jokowi Menang Dengan Selisih Di Atas 15 Persen

Ia menuturkan, untuk tahap awal, dari target penumpang sebanyak 9 juta orang dan 7 juta kendaraan tahun ini, pihaknya dapat melakukan pencatatan manifest penumpang mencapai 60 persen lebih akurat. “Untuk pilot project-nya, kami akan implementasikan sistem E-KTP reader ini di dua lintasan, yakni Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk yang memiliki kontribusi terbesar dari seluruh lintasan penyeberangan yang dilayani ASDP," akunya.

Ia mengakui, hal ini akan menjadi upaya dan kerja keras seluruh pihak dalam hal pencatatan manifest penumpang dari manual menjadi lebih rapi dan mutakhir. Sebab, setiap data penumpang yang tercatat akan diterima secara real time oleh pihak Syahbandar, asuransi, maupun operator kapal.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi langkah revolusioner ASDP karena telah menjadi pioneer perusahaan bidang transportasi yang terkoneksi langsung dengan data kependudukan.

Baca juga : Ketiduran, Tersangka Korupsi e-KTP Baru Jalani Pemeriksaan Sore Hari

Dia meyakini setelah menggunakan sistem ini, tidak hanya biaya operasional ASDP yang akan turun, tetapi pendapatan operasional perusahaan juga akan naik. “Sistem ini sangat penting dalam mencegah fraud, kecurangan, dan inakuntabilitas yang terjadi selama ini. Kami juga mendorong operator transportasi lain bisa segera menyusul ASDP,” harapnya.

Ia menegaskan, pencatatan data manifest penumpang secara otomasi yang terkoneksi langsung dengan data kependudukan harus menjadi gerakan revolusioner yang lebih massif demi menuju target Single Identity Number yang sangat bermanfaat di seluruh lini kehidupan.

“Kami ingin langkah kami ini, bermanfaat bagi bangsa. Harapannya, bangsa kita akan menjadi lebih tertib dan maju, karena aspek safety, security dan akuntabilitas dapat terjamin di setiap sektor, tidak hanya transportasi,” tutupnya. [IMA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense