Sebelumnya
“Lalu, dilanjutkan inbreng saham untuk pembentukan Holding BUMN Industri Pangan,” kata Arief.
Dia berharap, holding yang beranggotakan delapan BUMN ini bisa terealisasi pada September. Selain BUMN yang bersiap merger, anggota holding Pangan lainnya adalah PT Berdikari dan PT Garam.
Menurut Arief, Holding BUMN Pangan bisa berperan dalam menjamin ketersediaan, kualitas yang terjaga hingga keterjangkauan pangan.
Baca juga : Kodim Jaktim Gandeng Jakarta Garden City Gelar Vaksinasi Untuk 1.000 Warga
Selain itu, holding pangan ini juga akan difokuskan pada inklusif dan kesejahteraan di sisi hulu atau petani.
“Tujuannya, meningkatkan market share, hingga naik kelas dan go global. Kami juga sudah menyiapkan road map-nya untuk BUMN industri pangan,” jelas dia.
Menanggapi ini, pengamat perikanan lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) Suhana berharap, pembentukan Holding BUMN Pangan benar-benar bisa melakukan terobosan, khususnya di sektor perikanan.
Baca juga : Pemerintah Kembali Datangkan 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac
Pasalnya, wilayah cakupan perikanan sangat luas dan memiliki potensi yang sangat besar, baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.
“Dengan pembentukan holding ini, peranan BUMN harus ditingkatkan lagi, menjangkau lebih banyak nelayan agar ada nilai tambah yang didapat,” kata Suhana kepada Rakyat Merdeka.
Apalagi, Suhana melihat selama ini peran BUMN Perikanan masih sedikit dirasakan nelayan. Karenanya, dia berharap ada langkah konkret, baik dari segi infrastruktur ataupun kerja sama yang bisa dilakukan holding ini setelah terbentuk nanti.
Baca juga : Pengusaha Kucing-kucingan Dengan Satgas Covid Daerah
“Nelayan banyak nggak punya cold storage. Padahal ini bisa diupayakan untuk tetap menjaga kualitas ikan hasil tangkapan nelayan. Jadi, bisa disimpan dan harga jualnya terjaga. Di sinilah campur tangan BUMN,” tandasnya. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.