BREAKING NEWS
 

Menyongsong Universitas Islam Siber Pertama Di Indonesia

Reporter & Editor :
APRIANTO
Senin, 20 Desember 2021 09:10 WIB
Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (Foto: Dok. UISSI)

 Sebelumnya 
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama juga memastikan proses transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia dapat dilakukan dengan cepat, pihaknya pun akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pendayaguna Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, untuk memastikan proses yang kini berada di Kemenpan RB dapat dituntaskan dalam waktu dekat.

Terkait kekurangan fakultas pun telah diajukan dan ditandatangani untuk segera diproses. “Saya akan berkomunikasi dengan Menpan RB untuk memastikan semuanya berjalan lancar,” sambung Menag.

Hadir pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani mengamini arahan Menteri Agama, dimana dari hasil kerja sama Direktorat Pendidikan Tinggi Kegamaan Islam dan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah yang dikomandoi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, para mahasiswa UISSI, nantinya mendapatkan beasiswa.

Adsense

Baca juga : MPL Umumkan Juara Master Speed Chess, Pertama dan Terbesar di Indonesia

“Sesuai yang diperintahkan Pak Menteri, kita ingin memenuhi janji Konstitusi, yakni mencerdaskan anak bangsa, melalui proses pendidikan yang berkualitas, dan cirinya adalah ketika guru-gurunya memiliki kualifikasi-kualifikasi yang telah ditetapkan,” ungkap Ali Ramdhani.

Menjunjung Nilai-nilai Luhur Cirebon Sebagai Destinasi Pendidikan Islam

Ali Ramdhani menekankan pentingnya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) hadir pada ruang-ruang publik, dalam hal ini media digital, hal tersebut guna memantabkan eksistensi PTKI baik secara nasional, maupun internasional dalam menangkal arus informasi yang berpotensi merusak generasi bangsa di masa mendatang.

Baca juga : Meningkatkan Kualitas Investasi Pada Pendekatan Yurisdiksi

“Sebagai masyarakat yang beriringan dengan dinamika zaman, tentu kita tidak ingin tergerus dan tergilas oleh sebuah dinamika kekinian, kita perlu menghadirkan pendidikan yang kekinian, moderen pada satu sisi, tetapi tetap segar dalam menyajikan sarana yang tidak hanya menyentuh aspek knowlage, tapi dia mampu mengungkit ruang-ruang attitude dan ruang-ruang skill,” tandas Guru Besar UIN Sunan Gunung Jati Bandung ini.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani

Dengan begitu, lanjut dia, kedepan pendidikan tinggi, khususnya Keagamaan Islam tidak lagi menjadi kemewahan bagi sebagian anak bangsa, melainkan dengan hadirnya UISSI, maka bagi siapa saja yang ingin menempuh Pendidikan Tinggi.

“Kita berharap bahwa sebuah proses pendidikan tidak melulu menjadi ruang kemewahan bagi anak yang belajar pada ruang formal, tetapi juga mejadi ruang bagi siapa saja yang ingin mengembangkan kapasitas diri,” ungkapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense