RM.id Rakyat Merdeka - Kasus Omicron di dalam negeri terus naik. Sampai kemarin, tercatat sudah 68 orang terinfeksi varian baru Covid-19 itu. Untuk mencegah penyebaran yang lebih parah, pemerintah dan para pejabat mengimbau ke rakyat yang duitnya tebal jangan pergi ke luar negeri dulu. Tapi, kalau cuma imbauan, kayanya nggak akan mempan. Apa perlu dikerasin?
Penyebaran Omicron di dunia, terutama Eropa dan Amerika Serikat, sedang sangat mencemaskan. Penambahan kasus varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan itu, naik berkali-kali lipat dalam sepekan terakhir.
Di Tanah Air, kasus Omicron juga terus naik. Kemarin, ada tambahan 21 orang. Total kasus Omicron menjadi 68 orang.
Baca juga : Wajib PTM Di Tengah Serangan Omicron, Orangtua Rela Nggak Rela
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, tambahan 21 kasus ini semuanya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Mayoritas kasus berasal dari Arab Saudi, disusul Turki dan Uni Emirat Arab.
Karena alasan itu, Budi meminta kepada masyarakat untuk tak perlu ke luar negeri dulu. Sebab, risiko di luar negeri tinggi. "Bukan hanya temen-teman bisa menjadi risiko diri sendiri, tapi kalau kembali bisa juga risiko buat keluarga, tetangga, kita dan saudara," kata Budi, dalam konferensi pers, di Kantor Kemenko PMK, kemarin.
Eks Dirut Bank Mandiri itu juga mengimbau agar warga memanfaatkan libur Tahun Baru dengan berwisata di dalam negeri saja. "Nikmatilah keindahan Indonesia, belanjakanlah uang-uang Anda di Indonesia dan mari kita hidupi WNI yang selama ini hidupnya dari industri pariwisata," sarannya.
Baca juga : Liburan Ke Luar Negeri, Giliran Karantina Cari Yang Gratis
Imbauan serupa disampaikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Kata dia, penularan lokal varian Omicron sampai saat ini masih bisa dikendalikan. Belum berkembang biak secara meluas. Sedangkan, penyebaran dari luar negeri masih sangat tinggi.
Karena itu, ia berharap masyarakat berlibur di dalam negeri saja. "Nggak usah keluar negeri. Indonesia belum dijelajahi semua kok mau ke luar negeri. Dan Indonesia banyak yang indah," kata Muhadjir, berpromosi.
Tak hanya itu, Muhadjir memastikan, selama Tahun Baru tak ada perubahan kebijakan terkait PPKM. Pemerintah hanya akan melakukan pengetatan dan mengawasi kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.