RM.id Rakyat Merdeka - Belum selesai Covid-19, kini muncul hepatitis akut. Ancaman virus asing makin meneror anak-anak, terutama ketika mereka berada di sekolah. Karena itu, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta satuan pendidikan melakukan pencegahan penyebaran virus.
Sekolah perlu memperketat protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19 dan hepatitis akut.
Belajar dari awal pandemi Covid-19, kepala sekolah (kepsek) mesti sigap menghadapi kondisi ini. Kepsek harus mengeluarkan surat edaran untuk guru, siswa, orang tua dan warga sekolah lainnya. Agar warga sekolah memiliki pemahaman yang baik, khususnya terkait kasus hepatitis misterius anak, sekolah hingga orang tua harus mengenal hepatitis akut.
Baca juga : DKI Kaji Pembelajaran Online
“Mulai dari faktor penyebab, langkah pencegahan, kiat-kiat hidup bersih, indikasi gejala. Ini demi menjaga anak agar tidak tertular,” kata Kepala Bidang Advokasi P2G Iman Zanatul Haeri dalam keterangan persnya di Jakarta, kemarin.
Untuk itu, P2G mendesak ada peningkatan pengawasan dan mengevaluasi ketaatan protokol kesehatan di sekolah. Termasuk pelaksanaan prinsip Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
P2G masih menemukan banyaknya pelanggaran prokes di lingkungan sekolah setelah kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen dimulai beberapa bulan.
Baca juga : Puan Imbau Ortu Waspada Hepatitis Akut Dengan Jaga Pola Keseharian Anak
“Selama ini banyak prokes yang dilanggar warga sekolah, baik siswa maupun guru. Sekarang makin tak disiplin prokes,” ungkapnya.
Meningkatnya mobilitas masyarakat di tengah libur Lebaran dikhawatirkan mendongkrak kasus Covid-19 dan menambah kasus penularan hepatitis akut.
“Setelah Lebaran sebaiknya warga sekolah jangan dulu euforia, status Covid-19 masih pandemi ditambah lagi hepatitis akut,” imbau Iman.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.