BREAKING NEWS
 

Meski Kecil, Tapi Masih Ada Aja

Kemendes Bakalan Sikat Kades Korup

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Senin, 10 Oktober 2022 07:55 WIB
Kepala Badan Pengembangan Informasi (BPI) Desa Kemendes PDTT Ivanovich Agusta. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Itu sebabnya, Pemerintah Pusat meminta seluruh kades untuk benar-benar memanfaat­kan dana desa untuk peningka­tan kesejahteraan masyarakat desa secara adil dan merata. Dengan begitu, dana desa betul-betul dirasakan kehadirannya. “Dana desa harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia,” ujar pria yang biasa disapa Gus Menteri ini.

Menurutnya, arah pembangunan desa adalah mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan desa tanpa kelaparan. Ia menyatakan, urusan dana desa melibatkan banyak pihak sehingga pihaknya terus berko­dinasi dengan Jaksa Agung, Kapolri dan Panglima TNI.

Baca juga : Kemendes PDTT Gelorakan Gernas BBI Di CFD Jakarta

“Saya tidak ingin sesuai arahan Pak Jaksa Agung, jangan sampai kepala desa menghadapi masalah hanya gara-gara tidak tahu cara mengelola dana desa. Tidak berniat korupsi tapi bermasalah karena tidak fa­ham bagaimana mengelolanya,” ungkap politisi PKB ini.

Gus Menteri menegaskan, Jaksa Agung dan Kapolri berkomitmen memberikan perha­tian yang sangat fokus terhadap pemanfaatan dana desa,

Baca juga : Lesti Kejora, Polisikan Suami Kasus Kekerasan

Ia mengakui ada beberapa kasus yang terjadi memang di­dasarkan sudah ada niatan sejak awal, tapi ada juga kasus yang terjadi karena ketidak tahuan aparatur desa. “Kalau dana desa sengaja disalahgunakan, saya tidak ikut campur,” ujar mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Ia menyadari, kepala desa berasal dari berbagai latar be­lakang dan hasil proses demokrasi. Bukan semata-mata ter­pilih karena berpengalaman sebagai kepala desa, bisa jadi karena dicintai rakyatnya. Maka butuh pendampingan.

Baca juga : KPK Didesak Rilis Caleg Mantan Napi Korupsi 2024

“Kalau penyimpangan karena sengaja, kita tidak mau sudah. Itu jalurnya hukum. Tapi karena masalah ketidaktahuan, kemudian salah mengambil langkah, bukan karena kesengajaan, kami terus kordinasikan dengan Kapolri dan Jaksa Agung,” imbuhnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense